Naruto Shippuuden 89 :Kompensasi kekuatan


Choji memapah Naruto

Choji memapah Naruto

Medan tempur
Choji : Naruto, kau tak apa-apa?
Ino : OK Choji, pegangi dia seperti itu.
Choji : (memapah Naruto) masih bisa jalan?
Ino : (memberikan jutsu medis) aku hanya bisa memberinya pengobatan pertama saat ini. Tapi, aku tak menyangka kau akan menggabungkan badan aslimu dengan bunshin mu.
Choji : Kau memang tak sepintar Shikamaru, tapi kau pintar juga, Naruto!
Naruto : Jangan bandingkan aku dengan Shikamaru dong…

ns089_03Yamato : Aku terkesan dia bisa menggunakan jutsu baru tiga kali… dia sudah menggunakannya dua kali selama sesi terakhir latihan kami. Kecepatan berfikirnya dan percaya dirinya yang kuat membuatnya terus mencoba lagi ketika gagal.
Kakashi : (dalam hati) Naruto menjadi kuat. Menciptakan jutsu yang bahkan Yondaime pun tak bisa menyelesaikannya. Sudah waktunya generasinya mengambil alih. Dia telah melampaui aku. Bisakah kau merasakan itu? Kau selalu berada didepan matanya. Membuatnya lebih kuat…ya kan. Sasuke?
Yamato : Senpai, sudah saatnya.
Kakashi : Yah.

Kakashi berjalan ke kawah yang diciptakan rasen shuriken.

ns089_04Yamato : Semuanya, ayo kita pulang!
Ino : Dimana Kakashi-sensei?
Yamato : Membereskan sesuatu.
Kakuzu : Sulit dipercaya… aku kalah… oleh segelintir anak bau kencur…
Kakashi : Benar. Aku yakin kami kelihatannya seperti anak-anak bagi seseorang yang pernah bertarung dengan Hokage pertama. Tapi bagi kami,

Kakashi akan membunuh Kakuzu

Kakashi akan membunuh Kakuzu

kau hanyalah orang tua yang menyedihkan. Itulah mengapa kau kini tersungkur dan sekarat. (mengeluarkan chakra petir ditangannya) Generasi berikutnya akan selalu melampaui generasi sebelumnya dan mengambil kedudukannya.

Konoha – kantor Hokage
Hokage : Kerja bagus, semua. Ancaman sudah berkurang, tapi Akatsuki masih ada diluar sana. Jadi jangan lengah dulu. Naruto, lukamu…

Melapor ke Hokage

Melapor ke Hokage

Naruto : Ah. Ini seperti lencana kehormatan!
Sakura : Dia telah diberikan pengobatan pertama.
Hokage : Segera pergi ke Rumah Sakit Konoha, untuk jaga-jaga.
Naruto : Tak usah, aku tidak…
Sakura : (berbisik) jangan bilang tidak padanya! Jangan khawatir sensei! Aku akan pastikan ia ke rumah sakit!
Hokage : Baiklah Naruto! Kalau begitu, kedua tim berhak istirahat. Pergi dan istirahatlah. Bubar!

Semua pergi

ns089_07Hokage : Apa kau memperhatikan?
Shizune : Ya. Luka Naruto-kun kan?.
Hokage : Aku sedang fikirkan apa penyebabnya… aku tak pernah lihat luka seperti itu. Dan bagaimana dengan mayat Akatsuki yang Kakashi bawa?
Shizune : Baik. Kami telah selesai mengotopsi, tapi…
Hokage : katakan pada yang bertugas agar mempelajari mayat itu menjadi prioritas utama.

Konoha – jalanan
ns089_09Ino : Akhirnya selesai…
Shikamaru : Kawan-kawan.. aku pergi dulu.
Ino : tapi rumah kamu kan lewat sini…
Shikamaru : Aku ada urusan…(pergi)
Ino : Ada apa dengannya ya?
Choji : Tenang-tenang.


ns089_13

Shikamaru di kuburan Asuma

ns089_14

Kurenai memegangi perutnya yang hamil

Kuburan
Shikamaru : Haruskah kau jangan berada diluar?
Kurenai : (menoleh) Shikamaru.Kurenai : Kau tak punya teman main shogi lagi ya? Kau adalah murid kesayangan Asuma. Kurasa kau agak kesepian sekarang ya.
Shikamaru : Dia mengajarkan padaku banyak hal. Beberapa sangat membanggakan. Beberapa membosankan. Shogi adalah salah satu dari itu. Aku bisa bilang aku tak sedih, tapi aku bohong. Masalahnya adalah dunia tak akan membiarkanku jadi anak-anak selamanya, jadi aku tak boleh cengeng. Aku selalu mengacaukan tanggung jawabku menjadi merepotkan orang lain. Itulah sebabnya aku begitu banyak membuat kacau waktu aku masih anak dan Asuma yang akan menjagaku. Aku harus katakan… dia itu guru yang aneh yang aku tak tahu kenapa… tapi dia adalah orang dewasa paling baik yang pernah kutahu. Dan kini giliranku. Ketika anakmu lahir, akan jadi giliranku untuk menjadi sensei. Jadi aku juga akan tumbuh menjadi orang dewasa yang baik juga.
Kurenai : (tersenyum)

Shikamaru bermain shogi dengan ayahnya

Shikamaru bermain shogi dengan ayahnya

Kediaman Shikamaru.
Shikamaru dan ayahnya sedang main shogi.
Shikamaru : Sialan, ayah. Kau jauh lebih hebat dari Asuma.
Shikaku : Climbing silver yah?
Shikamaru : Saat melindungi raja dari musuh hebat, kadang kau harus membuat pengorbanan. Kalau kau begitu kau akan menghadapi kudaku.
Shikaku : Dimanapun aku taruh peluncur, aku kehilangan benteng. Kuda sialan, itu langkah yang bagus.
Shikamaru : Kalau kau menganalogikan shinobi Konoha bagai buah shogi, aku adalah kuda.
Shikaku : Siapa bilang?
Shikamaru : Asuma.
Shikamaru : dia benar-benar mengenalmu. Asuma yang baik. Kalau begitu siapa rajanya?

Ingatan Shikamaru – kediaman Shikamaru
Asuma : Lalu tahukah kamu siapa itu raja?
Shikamaru : Hokage
Asuma : Itu yang kusangka dulu. Tapi aku salah.
Shikamaru : Lalu siapa?
Asuma : Kau akan tahu jika saatnya tiba.
Kediaman Shikamaru
Shikamaru : calon anak yang akan mewarisi Konoha dari kita. Merekalah raja.
Shikaku : kelihatannya kau sudah mengerti… tapi skak mat. Kau belum cukup kuat untuk melindungi raja, nak. Fokus lebih kuat.
Shikamaru : sialan.

ns089_19Kamar Rumah Sakit Konoha – malam
Sakura : Kau selalu berlebihan.
Naruto : Nggak perlu marah begitu…
Sakura : Jangan bantah! (dalam hati) ia tergores dan memar. Luka-lukanya tak ada yang serius. Tapi tangannya lain cerita. Tulangnya patah menjadi beberapa bagian. (mengobati lengan Naruto dengan jutsu medis) tubuhnya tak bisa menangani jutsu itu.

ns089_20Kantor Hokage
Hokage : Begitu rupanya. Apa ini kesimpulan yang didapat oleh tim yang mengotopsi Kakuzu?
Shizune : Ya. Mereka telah selesai mengotopsi, tapi….
Hokage : Kalau begitu aku harus beritahukan ini pada senseinya.
Shizune : Apa yang harus kita lakukan?
Hokage : Panggil Kakashi dan Yamato ke ruang otopsi.

ns089_21Persembunyian Orochimaru – ruang latihan
Sasuke sedang berlatih jutsu baru. Dari tangannya keluar chakra petir dan tanpa disentuh, empat orang-orangan terbelah.

Persembunyian Orochimaru – ruang medis.
Orochimaru : Benarkah? Hidan dan Kakuzu tewas?
ns089_23Kabuto : yah. Dan tampaknya Naruto-kun dan timnya adalah yang membunuh mereka. Kukira mereka akan bisa membunuh satu Akatsuki jika kita biarkan mereka hidup, tapi kelihatannya mereka bekerja ekstra keras.
Orochimaru : Lumayan juga. Kurasa Akatsuki tak pernah membayangkan mereka akan kehilangan dua anggotanya sekaligus. Tapi mereka berhasil menangkap Nibi.
ns089_24Kabuto : kalau begitu kita bisa coba mengumpulkan kekuatan mereka.
Orochimaru : Bagaimana dengan anak itu?
Kabuto : O ya. Aku berharap akan melihat hasilnya segera, tapi berdasarkan data yang kita punya sejauh ini, kurasa kita tak salah.
Orochimaru : Itu bagus. Tinggal sedikit lagi kita sampai ke tahap terakhir. Tapi ada satu pion lagi yang harus kumiliki untuk meraih tujuan itu. Hey Kabuto, maukah kau membawa wanita itu kemari?
Kabuto : Dia?

Tsunade menjelaskan jutsu Naruto

Tsunade menjelaskan jutsu Naruto

Rumah Sakit Konoha. – Ruang Otopsi
Hokage : kita mempelajari sesuatu yang penting tentang jutsu baru Naruto saat mempelajari mayat itu. Apa yang sebenarnya melukainya bukanlah serangan fisik biasa. Setiap sel dalam tubuhnya terluka wadah chakranya.
Yamato : wadah chakranya?
Hokage : Yah benar. Sesuatu seperti ini adalah sama sekali tidak biasa.
Kakashi : futon rasen shuriken
Hokage : siapa mengira ini akan begitu hebat…. Tubuh ini sebenarnya teracuni, bukan luka fisik. Serangan itu sangat hebat dan melukainya hingga level sel. Kurasa ia mengubah chakra alami angin menjadi jutaan jarum mikroskopik melalui manipulasi bentuk kemudian mengiris tiap-tiap sel.
Yamato : jutsu yang hebat.
Kakashi : Racun yah? Jadi sepertinya ini lebih ke arah ketelitian serangan.
Yamato : jadi bagaimana dengan penggunanya, Naruto?
Hokage : ini masalah sebenarnya. Kakashi. Jangan biarkan Naruto menggunakan jutsu ini lagi.
Yamato : Memangnya buruk?
Hokage : Lengan Naruto mengalami hal yang sama. Walaupun tidak separah orang ini. Jika dia tetap menggunakan jutsu ini, Naruto akan kehilangan kemampuan memanipulasi chakra! Dengan jutsu seperti ini, akan muncul resiko yang sangat besar… kerusakan system peredaran chakra tak bisa disembuhkan oleh segala bentuk jutsu medis, termasuk aku. Pastikan Naruto paham hal itu.

Kabuto

Kabuto

Suatu tempat.
Kabuto sedang menuju suatu tempat.
Kabuto : Aku tak percaya ia menginginkan wanita itu…

Tiba-tiba serangan kristal menyerang. Kabuto menghindar. Kabuto menggunakan jutsu perisai chakra untuk menangkis serangan.

Kabuto : itu tadi sambutan yang ramah, Guren!
Guren : kalau bukan Kabuto! Aku

Guren

Guren

menganggapmu sebagai penyusup.
Kabuto : sepertinya kau tahu persis siapa aku.
Siapa?, aku? Lagi pula, tak mungkin seseorang yang tak bisa menangani permainan kecil tadi adalah orang Orochimaru-sama kan?

Rumah sakit Konoha – kamar rumah sakit.
Sakura memasang perban pada Naruto.
Sakura : Oke selesai. Sekarang istirahat yah!
Naruto : Terima kasih sakura-chan!

Sakura selesai memasang perban pada Naruto

Sakura selesai memasang perban pada Naruto

Sakura : Dengar Naruto, jangan menggunakan jutsu itu terlalu sering kecuali tidak ada pilihan lain.
Naruto : aku akan baik-baik saja. Selama ada kau yang mengobati aku.
Sakura : tidak, jutsu medis tidak bisa mengobati segalanya.
Naruto: Tapi semua ini membuatku merasa bahagia. Rasanya kita berdua makin dekat dengan Sasuke.

Iklan

1 Response so far »

  1. 1

    Hies said,

    Kalo nAruTo shIpPudEn yg episod diatas sRatUs gmana critanya!

    agoess
    coba klik disini sama disini


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: