Jutsu Penyamaran dan Penggandaan


Jutsu penyamaran adalah suatu ninjutsu dimana seorang shinobi dengan segel tangan tertentu akan berubah menjadi orang lain atau benda lain. Jutsu paling dasar adalah henge no jutsu. Jutsu ini adalah jutsu dasar dimana semua murid akademi diharapkan menguasainya. Beberapa murid akademi Konoha tidak bisa menguasainya diantaranya adalah Lee.

Dengan sedikit kreatifitas, seorang shinobi bisa berubah menjadi wanita sexy untuk pengalihan perhatian. Contoh jutsu seperti ini adalah Oiroke no jutsu, Oiroke onna no ko doushi no jutsu. Jutsu semacam ini cocok untuk mengalahkan perhatian lawan hidung belang.

Jutsu penggandaan adalah suatu ninjutsu dimana seorang shinobi dengan segel tangan tertentu akan berlipat ganda menjadi dua atau lebih.

Kage bunshin no jutsu adalah variasi bunshin no jutsu yang lebih tinggi. Pada kage bunshin no jutsu, bunshin yang dihasilkan benar-benar solid dan bisa diajak bertempur.

Gabungan dari jutsu penggandaan dan penyamaran akan membentuk jutsu tang lebih kreatif. Setelah menggandakan diri kemudian masing-masing bunshin berubah menjadi sesuatu. Sebagai contoh pada Oiroke onna no ko doushi no jutsu, setelah membuat satu kage bunshin lalu tubuh asli dan kage bunshinnya berubah menjadi dua wanita sexy

Henge no Jutsu – Jutsu Penyamaran

Henge no Jutsu adalah ninjutsu dasar yang dipelajari di akademi ninja. Pengguna dapat merubah wujudnya menjadi orang lain atau objek lain. Iruka melatih para murid akademi dengan menjadi dirinya.

Iruka dan Mizuki menggunakan jutsu ini ketika mengejar Naruto.

Henge juga kadang digunakan untuk menjadi senjata. Naruto pernah menggunakan cara ini untuk menyerang Kakashi.

Oiroke no Jutsu – Jutsu Penggoda

Oiroke no Jutsu adalah variasi dari jutsu henge. Jutsu ini diciptakan oleh Naruto. Pengguna merubah wujudnya menjadi wanita seksi. Jutsu ini biasanya ampuh untuk orang-orang mesum.

Naruto sering melakukan jutsu ini.

Konohamaru juga pernah melakukan jutsu ini

Agar efeknya lebih terasa, jutsu ini digabung dengan jutsu bunshin untuk membuat banyak wanita seksi. Naruto melakukannya ketika menghadapi Ebisu.

Iruka, Sandaime Hokage, Ebisu pernah tergoda dengan jutsu ini.



Untuk menguasai jutsu ini, pengguna harus paham arti kata seksi. Naruto menyarankan untuk belajar menjadi seksi dengan melihat majalah model seksi atau melihat ke pemandian khusus wanita.

Jika pengguna belum pandai mengartikan kata seksi maka yang terjadi adalah wanita tidak seksi. Konohamaru malah membuat wanita jelek dan gendut

Shouten no Jutsu

Shouten adalah jutsu menyamarkan seseorang menjadi orang lain. Pein menyatakan bahwa jutsu itu adalah jutsunya. Kisame dan Itachi menggunakan jutsu ini. Mereka sedang bersila sambil melakukan komunikasi jarak jauh. Mereka mengalokasikan 30% chakra mereka untuk diberikan ke orang lain. Orang lain ini, yang kebetulan adalah Yuura dan serang shinobi Suna lain menerima chakra mereka. Dengan jutsu shouten. Yuura dan temannya berubah menjadi Itachi dan Kisame. Yuura dalam wujud Itachi sanggup melakukan semua jutsu yang dikuasai Itachi Begitupun shinobi Suna lainnya sanggup melakukan jutsu yang dikuasai Kisame.

Karena jumlah chakra yang dialokasikan hanya 30% maka jutsu yang bisa digunakan menjadi terbatas.




Jika tubuh objek shouten ini mati maka ia akan kembali ke wujud asal.


Bunshin no Jutsu – Jutsu Penggandaan

Bunshin no Jutsu adalah ninjutsu dasar yang dipelajari di akademi. Jutsu bunshin adalah jutsu yang menggandakan pengguna menjadi lebih dari satu. Bunshin yang dihasilkan bersifat tidak nyata. Bunshin tidak bisa bertarung. Bunshin no Jutsu digunakan untuk memecah perhatian. Bila diserang, bunshin akan menghilang.

Jutsu Bunshin menjadi jutsu ujian ketika ujian kelulusan akademi masa Naruto. Murid yang tidak pandai tidak bisa mengubah chakranya menjadi Bunshin. Atau jika bisa pun, bunshin yang dihasilkan tidak sempurna.

Kage Bunshin no Jutsu dan Taju Kage Bunshin no Jutsu

Kage Bunshin no Jutsu adalah variasi khusus dari Bunshin no Jutsu. Bunshin yang dihasilkan tidak lagi bersifat tidak nyata, melainkan benar-benar penggandaan dari si Pengguna. Bunshin yang dihasilkan bisa bertarung, bisa melakukan jutsu apapun yang dikuasai si pengguna.

Kage Bunshin membagi chakra antara si pengguna asli dengan bunshinnya. Semakin banyak bunshin yang dihasilkan, semakin banyak chakra yang dibutuhkan dan akan diberikan antara pengguna dan bunshin. Keadaan ketika chakra terdistribusi antara bunshin bisa menjadi berbahaya bagi si pengguna karena ia bisa kekurangan chakra. Atas dasar ini, Hokage pertama menyatakan Kage Bunshin sebagai jutsu terlarang dan ditulis dalam segel rahasia. Hanya beberapa jounin yang bisa melakukannya.

satu sifat menguntungkan dari kage bunshin adalah pengalaman dan pengetahuan yang didapat dari masing-masing kage bunshin akan kembali ke pengguna.

Kage Bunshin hampir sukses dilakukan Naruto untuk merebut lonceng dari kakashi.

Kage bunshin juga digunakan Naruto dalam rangka mempersiapkan Jutsu Uzumaki Naruto Rendan.

Kage bunshin bisa dimanfaatkan untuk menolong orang yang jatuh dengan membuat bertumpuk-tumpuk membentuk kasur penyelamat. Dengan begitu, orang yang jatuh tidak akan menimpa bumi sehingga lebih empuk. Naruto menggunakan ini untuk menolong Menma yang loncat dari rumah sakit ketika menolong bayi dari kebakaran.

Kage bunshin sering digunakan Naruto untuk menolong mengambil sesuatu yang terjatuh. Menciptakan tali manusia dengan memegang kaki bunshin yang di depannya. Naruto menggunakan ini ketika menyelamatkan Shin’emon yang jatuh ke jurang.

Taju Kage Bunshin no Jutsu adalah variasi dari jutsu kage bunshin. Taju kage bunshin menciptakan kage bunshin yang banyak sekali. Untuk ini sangat diperlukan stamina yang tinggi. Taju kage bunshin merupakan jutsu terlarang.

Taju Kage bunshin adalah metode yang sangat baik untuk menyingkat waktu latihan penguasaan suatu jutsu. Karena semua pengalaman dan pengetahuan yang didapatkan kage bunshin akan kembali ke pengguna. Semakin banyak kage bunshin yang diciptakan, semakin besar pengalaman dan pengetahuan yang bisa didapat dalam waktu singkat. Naruto mendapat ide ini dari Kakashi dan mempraktekannya saat mempelajari jutsu baru.

Taju kage bunshin sukses dilakukan Naruto untuk melawan Mizuki ketika menolong Iruka.

Kage bunshin atau bahkan taju kage bunshin seringkali menjadi sia-sia. Jutsu ini tidak mampu menghadapi taijutsu sederhana Zabuza.


Atau lawan yang menggunakan senjata hujan jarum seperti Haku dan Shinobazu Shuura. Namun ketika semua kage bunshin menghilang dan hanya tersisa dua dan akan menggunakan rasengan, kage bunshin ini kelihatan sering kebal dengan semua senjata lawan.




Kage bunshin juga bisa menghilang saat menghadapi banjir akibat jutsu ja no kuchi Fuen

Mizu Bunshin no Jutsu

Mizu bunshin adalah jutsu penggandaan menggunakan air. Momochi Zabuza pernah menggunakan jutsu ini.

Zabuza menggunakan jutsu ini ketika menghadapi Kakashi.

Kisame menggunakan mizu bunshin saat menghadapi tim Gai dan masing-masing bunshin menangkap murid-murid Gai dengan jutsu suirou






Sumi bunshin tinta

Sumi bunshin adalah jutsu penggandaan menggunakan tinta. Sai sering menggunakan jutsu ini.

Sai menggunakan jutsu ini saat berhadapan dengan Fuuka.


Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: