Naruto ep 220 : pergi


Gaara vs Seimei

Gaara Shukaku

Gaara Shukaku

Matsuri cemas akan Gaara

Matsuri cemas akan Gaara

Naruto : Gaara

Seimei : Jadi inilah Shukaku. Ini pertama kali kulihat hal yang sesungguhnya

Naruto : Ini berbahaya, pergilah

Matsuri : Tapi Gaara – sensei

Naruto : Diamlah. Gaara telah berusaha menyelamatkanmu. Cepatlah


Shikamaru dkk

Shikamaru dan Temari datang.

Shikamaru : Hey. Apakah itu…

Temari : Yah. Itu Gaara. Dia mulai berubah menjadi Shukaku.

Sakura. Dan yang lain tiba.

Sakura : Naruto.

Hinata : Naruto – kun!

Naruto : Hinata, Sakura – chan…

Shikamaru dkk tiba

Shikamaru dkk tiba

Temari : Matsuri. Kau tak apa-apa?

Matsuri : Ya. Tapi Gaara sensei…

Naruto : Tolong jaga dia ya. (Bangkit)

Sakura : Jangan dulu. Kau masih terluka. Walaupun kau bertarung lagi. Paling-paling akhirnya kau tak bisa bergerak lagi.

Gaara

Gaara

Seimei

Seimei

Temari : Ini buruk. Ini hanya soal waktu saja.

Shikamaru : Seperti yang kuduga.

Shikamaru : Sakura. Cepatlah.

Sakura : Ya. Pertama. Berikan tanganmu Naruto. (Sakura mengobati Naruto)

Neji : (Melihat dengan byakugan) apa itu?

Shino : Ada apa Neji?

Neji : Ada chakra yang sangat kuat yang mengalir antara jubah yang dipakai musuh dan Gaara yang setengah bertransformasi.

Matsuri : Orang itu bilang jika ia adalah Seimei, pendiri desa Takumi. Dan ia telah dilahirkan kembali sebagai senjata maut.

Naruto : Bajingan itu. Ia mencuri chakra Gaara.

Lee : Kalau diingat, kami juga melawan seseorang dengan jubah yang mirip dan chakraku juga tercuri.

Shino : Jubah yang menyerap chakra… kita tak boleh lengah dan terlalu dekat.

Gaara menekan Shukaku

Gaara menekan Shukaku

Shikamaru : apa yang bisa kita lakukan?

Seimei : Melawan Shukaku bukanlah perhitunganku. Tapi aku senang. Mengalahkan Shukaku akan membuktikan bahwa desa senjata maut Takumi tak terkalahkan.

Gaara berkonsentrasi dan wujud Shukaku melumer menjadi pasir.

Matsuri : Gaara – sensei berubah menjadi normal.

Shikamaru : apa yang terjadi padanya?

Seimei

Seimei

Temari : ia mungkin mencoba menekan Shukaku dengan keinginannya sendiri.

Shikamaru : Tapi mengapa? Bukankah itu hanya mengurangi kekuatan menyerangnya?

Kankurou : Walau begitu, ia memilih bertarung dengan kekuatannya sendiri, bukan dengan sesuatu yang tak bisa dikendalikannya.

Seimei : Kau tak bisa menjaga bentuk Shukaku dengan chakra itu?

Gaara : Aku akan menolong teman-temanku dengan kekuatanku sendiri.

Seimei menyerang Gaara dengan garian tou

Seimei menyerang Gaara dengan garian tou

Seimei : Shinobi tak perlu emosi. Mereka yang bisa meredam emosinya akan menjadi lebih kuat. Dan kekuatan itu adalah satu-satunya keadilan. Kau telah kalah.

Gaara kewalahan menghadapi Seimei

Gaara kewalahan menghadapi Seimei

Seimei mengetahui Gaara telah lelah

Seimei mengetahui Gaara telah lelah

Tiga kepala ular siap menyerang Gaara.

Seimei : Rasakan ini.

Gaara menghindari serangan garian tou yang bertubi-tubi.

Gaara mengubah bebatuan menjadi pasir

Gaara mengubah bebatuan menjadi pasir

Seimei akan tertimbun

Seimei akan tertimbun

Seimei : Hanya sampai di sini langkahmu monster Suna gakure?

Gaara : Gertakan.

Seimei : Kau bahkan sudah tak punya chakra lagi.

Gaara : Memang benar aku kehabisan chakra… tapi apakah kau fikir aku hanya diam di kandang mengenyot jempol?… ryuusa bakuryu!

Ombak pasir menggulung

Ombak pasir menggulung

Naruto dkk mengindari ombak pasir

Naruto dkk mengindari ombak pasir

Seimei lolos dari ombak pasir

Seimei lolos dari ombak pasir

Seimei : Kau tak punya pasir lagi.

Gaara : Aku adalah Gaara padang pasir. Menghancurkan batu dan mengubah jadi mineral menjadi pasir adalah mudah bagiku.

Bebatuan mulai hancur menjadi pasir dan munculah ombak pasir yang besar. Naruto dkk menghindari ombak pasir. Ombak pasir menggenangi pepohonan. Seimei tenggelam dalam lautan pasir.

Seimei : Kujaku senpuu sen.

Pusaran angin tercipta dan Seimei keluar dari pasir.

Seimei : Kau masih punya kekuatan. Kalau begitu aku akan mengambil kekuatan itu.

Neji : (Melihat dengan byakugan) chakra Gaara dihisap lagi!

Seimei menghisap chakra Gaara

Seimei menghisap chakra Gaara

Naruto akan beraksi..

Shikamaru : Tunggu Naruto

Naruto : apa. Kenapa kau melarangku Shikamaru!!!

Shikamaru : Walaupun kau menolong, kau hanya menyusahkannya saja.

Temari : benar. Dan Gaara kami itu sangat kuat.

Naruto : Gaara…

Gaara menciptakan lembing pasir

Gaara menciptakan lembing pasir

Gaara melempar lembing

Gaara melempar lembing

Lembing

Saikou zettai hougeki, Shukaku no houkou

Lembing pasir tercipta di tangan Gaara.

Gaara : Saikou zettai hougeki, Shukaku no houkou.

Gaara menembak senjata Seimei dengan lembing Shukaku no houkou. Senjata Seimei pecah.

Seimei : M ..Mengapa? Mengapa kau…?

mugen kougai pecah

mugen kougai pecah

Senjata Seimei hancur

Senjata Seimei hancur

Gaara : Orang sepertimu yang hanya melihat orang sebagai senjata, tidak akan mengerti.

Seimei : Aku tak mengerti.. Bagaimana?

Seimei jatuh ke pasir. Pasir menghisapnya sehingga ia masuk dalam pasir.

Gaara : Sabaku taisou!

Pasir besar menekan Seimei. Kini ia mati. Cahaya berkilauan tampak keluar dari celah-celah pasir.

Seimei jatuh

Seimei jatuh

Pasir menelannya

Pasir menelannya

Naruto : Hore..!

Matsuri : Gaara sensei menang. Naruto menghampiri Gaara. Yang lain mengikuti. Gaara terjatuh karena kelelahan. Sakura memeriksanya

Sakura : Cuma kelelahan karena menggunakan chakra yang sangat banyak.

Kankurou : Gaara menekan Shukaku dengan keinginannya sendiri.

Naruto dkk senang

Naruto dkk senang

Ingatan Kankurou

Gaara : Aku akan berusaha keras, karena aku ingin dihargai oleh yang lain. Itulah yang kurasakan saat ku melihat Uzumaki Naruto. Ikatan dengan lainnya… sampai kini, aku hanya dikenal sebagai kebencian dan hasrat membunuh…. tapi aku mau tahu, seperti apa ikatan itu… sekarang sepertinya aku telah paham walaupun sedikit. Kepedihan, kesedihan, dan kebahagiaan. Perasaan ini membuat kau menghargai orang lain.

Gaara dkk

Ingatan Kankurou

Ingatan Kankurou

Kankurou : Kau akhirnya menemukan seseorang yang memahamimu.

Naruto : apa tadi?

Kankurou : Oh. Tidak apa-apa.


Puncak lembah

Jiraiya dan kakashi memantau darai atas

Jiraiya dan kakashi memantau darai atas

Kakashi : Kita akhirnya sampai ke mereka dan semuanya sudah selesai…

Jiraiya : Berarti anak-anak itu telah tumbuh sedikit. Kan?

Kakashi : Ya.


Rumah sakit Konoha

Naruto sedang berbaring di tempat tidur. Jiraiya datang.

Naruto : Ero sennin

Jiraiya : Sudah lama yah. Naruto.

Naruto : Jangan bilang “sudah lama yah” dasar orang mesum bodoh. Katanya mau mengajakku latihan dan mengambilku sebagai murid. Dari mana saja kau?

Naruto dan Jiraiya

Naruto dan Jiraiya

Gaara berbaring di rumah sakit

Gaara berbaring di rumah sakit

Jiraiya : Gimana ya?… kurasa aku habis mengumpulkan informasi.

Naruto : Paling-paling kau mengumpulkan informasi pada gadis telanjang.

Jiraiya : Kau bodoh. Aku telah melakukan sesuatu. Aku berburu informasi tentang Akatsuki.

Naruto : Akatsuki?

Jiraiya : Aku telah menemukan motif dibalik aksi mereka. Aku telah dekat. Aku akan benar-benar mengasahmu sebelum mereka menangkapmu dua setengah tahun lagi. Seperti yang mereka katakan. Aku ingin tahu apa kau sudah siap?

Naruto : Aku telah lelah menunggu selama ini.

Di samping ruang Naruto yang disekat, berbaring Gaara.


Gerbang Konoha

Temari : Sekarang kami berhutang satu ya.

Shikamaru : Tidak, justru kami yang baru bayar hutang. Dan aku akan melakukan yang lebih baik jika hal seperti ini terjadi lagi.

Tim Gaara pamit

Tim Gaara pamit

Temari : Aku mengakui bahwa kalian melakukan hal baik kali ini.

Gaara : Dimana dia?

Shikamaru : Maksudmu Naruto. Kudengar ia akan pergi menjalani latihan bersama Jiraiya hari ini.

Kankurou : Jiraiya salah satu dari sannin?

Shikamaru : Yah. Dia berencana akan lebih baik sepulangnya nanti.

Tim Gaara pamit dan pulang. Matsuri kembali lagi.

Matsuri : Tolong katakan ini pada Naruto – san. Berkat Naruto – san, aku telah mampu memahami apa yang Gaara sensei akan katakan padaku. Dan katakan padanya bahwa aku akan terus berlatih di bawah bimbingan Gaara – sensei. (Matsuri pergi)

Shikamaru : Memang apa yang ia katakan?


Kamar Naruto

Naruto merapikan kamar

Naruto merapikan kamar

Naruto membereskan kamarnya

Naruto : Oke. Sepertinya sudah cukup.

Naruto keluar.


Gedung Hokage

Hokage : Aku telah baca laporan desa Takumi. Aku tak bisa memberikanmu nilai sempurna padanya. Tapi aku akan memberimu nilai lulus.

Shikamaru dan Hokage

Shikamaru dan Hokage

Shikamaru : Yah.. Aku kan kurang pengalaman…

Hokage : Memang benar. Mulai sekarang, aku akan mulai mengirimmu ke lebih banyak misi. Kau akan meraih banyak pengalaman dalam waktu singkat. Jadi bersiaplah.

Shikamaru : Wah. Aku seperti diperas.


Rumah sakit Konoha – Lab

Sakura berlatih

Sakura berlatih

Sakura sedang berlatih menyembuhkan ikan yang lebih besar. Ikan yang tadinya tak bergerak akhirnya bergerak dan masuk ke kolam.

Ino : (tiba-tiba muncul di belakang Sakura) eh.. Sakura, punya waktu sebentar?

Sakura : Ya kenapa?

Ino : Aku telah memikirkan ini sejak lama, namun aku menjadi yakin sejak misi terakhir. Aku merasa tak berguna saat ini.

Sakura : Ino.

Ino : Dengan berat hati kuakui bahwa.. Aku cemburu padamu. Semua orang bergantung padamu. Itulah sebabnya aku ingin menjadi ninja medis juga. Aku tahu itu berat. Aku sangat yakin dan akan melakukan yang terbaik dengan belajar. Jadi maukah kau memintanya pada Tsunade – sama untukku?

Ino ingin menjadi ninja medis

Ino ingin menjadi ninja medis

Sakura vs Ino

Sakura vs Ino

Sakura : Tentu.

Ino : Benarkah?

Sakura : Tapi siap-siap yah! Kau akan menjadi adik kecilku.

Ino : apa?

Sakura : Kenapa memang? Aku akan menjadi s-e-n-p-a-i mu. Kau akan menjadi juniorku yang lucu. Aku akan memberimu banyak tugas yang berat.

Ino : Tunggu saja. Aku akan melampauimu.

Sakura : Coba saja, Ino babi

Ino : Tentu saja, jidat jenong!


Dojo Lee

Lee, Tenten, Kiba, Shino dan Choji

Lee, Tenten, Kiba, Shino dan Choji

Tenten sedang latihan dengan Lee

Tenten

Mengapa? Mengapa?

Lee : Apanya?

Tenten : Mengapa hanya aku yang ditinggal pada misi terakhir?

Lee : Karena kau keluar bersama tim Kotarou, ya kan?

Tenten : Tapi semuanya kan ikut

Shino : Lihat itu… memang sedih rasanya jika kau ditinggal misi seperti itu.

Kiba : Ngomong-ngomong, Naruto kabarnya akan pergi untuk latihan ya

Choji : Dan kabarnya Jiraiya akan menjadi gurunya.

Kiba : Sial, dia berencana akan tambah kuat.

Shino : Kelihatannya desa akan sepi sejenak.

Choji : Rasanya akan merasa sedikit kesepian.

Lee : Tidak. Ini bukan waktu bagi kita untuk sedih. Kita harus melakukan yang terbaik… kita harus berusaha lebih keras dan lebih keras, lebih keras dari Naruto… jika tidak, kita tak akan mampu memandang wajahnya saat ia kembali nanti.

Tenten menendang Lee

Shino : Kita harus terus tumbuh dan berkembang hingga saatnya tiba…. lagipula, semua yang berinteraksi dengan lainnya disebut teman.

Kiba : Kita tak boleh kalah dari dia, Akamaru!

Choji : Betul.

Tenten : Lee kau tak apa-apa?

Lee : Aku tak apa-apa.


Kediaman Hyuuga

Hinata dan Neji sedang berlatih. Saat Hinata telah terdesak, Neji menghentikan latihan

Neji dan Hinata sedang berlatih

Neji dan Hinata sedang berlatih

Neji : Hinata – sama, mari sudahi latihan hari ini.

Hinata : Aku masih bisa…

Neji : Sekarang adalah saatnya ia untuk pergi. Kita tak akan bisa melihatnya lagi beberapa waktu.


Ichiraku ramen

Iruka dan Naruto di Ichiraku ramen

Iruka dan Naruto di Ichiraku ramen

Iruka : Oh begitu. Jadi kau akan pergi untuk waktu yang cukup lama. dengar ya. Latihan pastinya akan sangat berat dan jangan bolos.

Naruto : Ya tentu.

Jiraiya : (Muncul) Ayo Naruto

Naruto : Baik. Aku pergi dulu. Iruka – sensei! Bayarin ramennya yah.


Jalanan

Iruka menatap kepergian Naruto

Iruka menatap kepergian Naruto

Naruto dan Jiraiya pergi. Iruka memperhatikan dari jauh

Iruka : Lakukan yang terbaik. Naruto!

Naruto berhenti sejenak dan melihat monumen Hokage.

Jiraiya : Hey. apa yang kau lakukan? Aku akan meninggalkanmu. Naruto!

Naruto : Tunggu!

Hinata mengintip kepergian Naruto

Hinata menatap kepergian Naruto

Hinata menatap kepergian Naruto

Hinata : Aku akan berusaha keras agar bisa tetap mengimbangi Naruto-kun.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: