Naruto Shippuuden 093 : Sambungkan hati


Yugakure

Gamatatsu dan Naruto menari

Gamatatsu dan Naruto menari

Naruto sedang latihan sinkronisasi dengan Gamatatsu

Naruto : (Dalam hati) kodok… aku kodok….

Gamakichi : Sambungkan hati. (Bernyanyi) aku bisa dengar…. nyanyian kodok

Naruto : (Dalam hati) Fikiran… Gamatatsu

Gamatatsu : (Bernyanyi sambil menari) aku bisa dengar… nyanyian kodok

Naruto : (Dalam hati) Baca fikirannya…. dan respon…

Gamatatsu : (Bernyanyi sambil menari) aku bisa dengar… nyanyian kodok

Naruto dan Gamatatsu menyanyi dan menari dengan gerakan yang sama

Naruto/Gamatatsu :Chinchiro chinchiro chinchironin. Aku bisa dengar… chinchiro chinchiro… chinchironin. Aku bisa dengar… nyayian kodok. Aku bisa dengar… nyanyian kodok. Chinchiro chinchiro chinchironin. Aku bisa dengar…

Gamakichi : Naruto, kau seperti kelihatan belum membuka fikiranmu! Jangan tersapu gerakan Gamatatsu…. komunikasilah dengan fikiran Gamatatsu. Atur segala hal dengan caramu lalu ekspresikan dirimu!

Naruto menginjak kaki Gamatatsu

Naruto : Maaf

Naruto/Gamatatsu

(Menari dan menari) lihat Gamakichi sedang menyanyi… lihat Gamakichi sedang menyanyi… gero gero gero gero gero… gero gero gero gero gero… lihat Gamatatsu menyanyi juga… lihat Gamatatsu menyanyi juga… kero kero kero kero kero… kero kero kero kero kero…

Jiraiya memperhatikan latihan Naruto

Jiraiya memperhatikan latihan Naruto

Naruto(Dalam hati) fikiran… Gamatatsu…

Tiba-tiba mereka berdua berhenti

Gamatatsu : Ah. Lihat awan itu… kelihatannya seperti es krim… kelihatannya enak…

Jiraiya : (Dalam hati) mereka akhirnya meraih fikiran masing-masing…

Naruto : Oh? Apa kau merasakan sesuatu sekarang Gamatatsu?

Gamatatsu : Mengapa kau tanya hal itu?… lalat…

Naruto dan Gamatatsu janken

Naruto dan Gamatatsu janken

Naruto dan Gamatatsu melakukan janken (suit) namun semua garakannnya sama dan tak satupun dari mereka bisa menang.

Naruto : Siapa namamu?

Naruto/Gamatatsu : Gamatatsu!

Gamakichi : Ini bukan berarti kalian sudah pada frekuensi yang sama loh!

Naruto dan Gamatatsu kembali menyanyi dan menari dengan sinkron.

Naruto, Gamatatsu dan Gamakichi

Naruto, Gamatatsu dan Gamakichi

Naruto/Gamatatsu : Naruto/Gamatatsu : Aku bisa dengar… nyanyian kodok… aku bisa dengar… nyanyian kodok… chinchiro chinchiro chinchironin. Aku bisa dengar… chinchiro chinchiro… chinchironin. Aku bisa dengar… nyayian kodok. Aku bisa dengar… nyanyian kodok. Chinchiro chinchiro chinchironin. Aku bisa dengar…

Naruto terlalu lelah hingga terjatuh dan tertidur di bawah pohon rindang.

Beberapa saat kemudian Naruto bangun

Naruto : Aku tak bisa bergerak lagi

Jiraiya menawarkan es krim

Jiraiya menawarkan es krim

Jiraiya : Makan ini

Jiraiya menawarkan es krim pada Naruto.

Naruto : Terima kasih (Naruto memakan es krim)

Naruto dan Jiraiya duduk-duduk di bawah pohon

Jiraiya : Kurasa kita semua sudah mengakuimu.

Naruto : Apa?

Jiraiya : Gamatatsu, Gamakichi, Sakura, Tsunade,… dan aku… kami semua mengakui bahwa kau telah bekerja dengan sangat keras… aku penasaran apakah yang mendorongmu begitu keras.

Naruto : Aku tak pernah menyerah dan aku punya keberanian….. Sasuke….

Jiraiya : Hmmm?

Naruto : Aku ingin tahu apakah Sasuke akan… mengakui aku juga….?

Jiraiya : Kuharap ya.

Naruto dan Jiraiya di bawah pohon rindang

Naruto dan Jiraiya di bawah pohon rindang

Naruto tertidur di punggung Jiraiya. Gamatatsu dan Gamakichi tiduran di rumput. Seekor burung membawa pesan dikakinya. Burung tersebut hinggap di pundak Jiraiya. Jiraiya membuka surat tersebut.

burung pembawa pesan

burung pembawa pesan

Jiraiya : Apa?

Jiraiya menidurkan Naruto di rumput sedang ia berdiri.

Jiraiya : Aku tak bisa memberitahu dia tentang Akatsuki…

Gamakichi dan Gamatatsu

Gamakichi dan Gamatatsu

Jiraiya : (Pada Gamatatsu dan Gamakichi) hey kalian semua! Ada sesuatu yang harus kulakukan. Jadi aku harus pergi. Bisakah kalian kembali ke desa dan membantu sisa latihan Naruto.

Gamakichi : Kami akan mengurusnya.

Gamatatsu : Aku akan melakukannya asal kau memberiku kue.

Jiraiya : Baiklah. Baiklah. Aku mengandalkan kalian. (Dalam hati) semoga beruntung Naruto. Bekerja keraslah dan benar-benar menjadi… Hokage… Naruto. Semoga berhasil dengan semangat tak pernah menyerahmu yang tak pernah padam.

Konoha – gedung Hokage

Hokage menggendong Tonton

Hokage menggendong Tonton

Pakkun memperhatikan kristal

Pakkun memperhatikan kristal

Hokage : Musuh baru?

Pakkun : Benar. Musuh kelihatannya sulit dikalahkan… aku melihat tim kelihatannya serius.

Hokage : Juga. Kau memberikan ini padaku (melihat kristal)

Hokage dan kristal

Hokage dan kristal

Hokage dan pakkun sedang diskusi

Hokage dan pakkun sedang diskusi

Shizune : Ada sesuatu dalam kristal itu.

Pakkun : Ini adalah kikaichu Shino yang terjebak jutsu musuh… Kakashi meminta analisis segera.

Hokage : Tidak mungkin ini…. aku hanya pernah mendengarnya menurut

kabar angin… Shizune, bawa ini ke tim forensik…. ini penting.

Shizune : Baik.

Yugakure

Naruto lemas karena Jiraiya telah pergi

Naruto lemas karena Jiraiya telah pergi

Naruto : Apa! Ero sennin pergi!

Gamakichi : Yah. Dan dia menyuruhku menyerahkan ini padamu

(Menyerahkan surat)

Naruto : Berikan padaku (membacanya)

Isi surat :

Tolong beri Gamatatsu kue!

Gamakichi : Kita akan pulang ke desa. Berkemaslah!

Jalanan

Kabuto dan Yukimaru berjalan pulang. Yukimaru menoleh sebentar ke belakang.

Kabuto dan Yukimaru

Kabuto dan Yukimaru

Yukimaru dan Kabuto

Yukimaru dan Kabuto

Kabuto : Ada apa?

Yukimaru : Lihatlah.. Aku bisa melihat lembah dimana kita menginap semalam.

Yukimaru melihat seorang berjalan keluar desa. Orang itu Naruto. Yukimaru tersenyum.

Hutan

Kiba: Apa kau mencium sesuatu Akamaru?

Kiba dan Akamaru

Kiba dan Akamaru

Kakashi, Hinata dan Shino tiba.

Kakashi : Apa kau menemukan sesuatu Kiba?

Akamaru mendengar sesuatu

Akamaru dan Kiba

Kiba: Belum. kami belum mencium apa-apa.

Hinata: Aku melihat dengan byakugan tapi tak bisa melihat apa-apa….oh.

seekor kelelawar terbang dan menjauh

Kakashi dan yang lain diskusi tentang kikaichu

Kakashi dan yang lain diskusi tentang kikaichu

Hinata : Kelelawar.

Shino : Ada beberapa tanda.

Kiba : Hah? dimana?

Shino : Aku bicara tentang kikaichuu, jadi jangan semangat dulu.

Kiba : Kikaichu mu… jangan buat semangat begitu dong. kamu kan punya ribuan kikaichu. wajarlah jika ada satu yang selamat.

Shino : Tapi kikaichuu yang satu dari seribu itu dia bisa selamat dan itu bisa jadi aset buat kita

Hinata : Aset untuk kita?

Shino : Karena dia selamat saat masih dalam lingkungan jutsu lawan.

Kakashi : Maksudmu, kikaichu itu sekarang imun terhadap jutsu musuh?

Shino : Rentang hidup kikaichu ku sebentar. Paling banyak hanya beberapa jam. Dan yang imun tadi bisa berkembang biak dalam waktu yang singkat.

Kiba : Itu bagus.

Shino : Tapi ini baru kemungkinan. aku sendiri belum yakin hal ini akan berhasil. Juga, aku harus mencari kikaichu yang selamat sebanyak-banyaknya.

Hinata : Kalau begitu kami akan bantu.

Kiba : Ya. Kami akan bantu.

Shino : Tidak perlu.

Kelelawar memperhatikan mereka

Kelelawar memperhatikan mereka

Kiba : Apa?

Shino : Aku tak bisa membiarkanmu menginjaknya sementara kamu mencari dengan membabi buta.

Kiba : Bisa tida sih kamu menolak dengan lebih halus.

Shino : Aku tak mau membuang waktu dengan berdebat.

Kakashi : Tak apa. Shino, Kau cari kikaichu yang selamat.  Dan kita lenjutkan pencarian kita.

Mereka berpencar. dikejauhan, seekor kelelawar memperhatikan mereka dan akhirnya terbang.

Sebuah rumah

Rinji dan yang lain sedang main kartu

Rinji dan yang lain sedang main kartu

Empat orang anak buah Guren sedang main kartu satu orang duduk.

Rinji : Maaf ya, tapi aku punya seri mata ular.

Masker : Hey bro. kau tak curang kan?

Rinji : Tak akan. Aku benar-benar beruntung dan aku benar-benar beda darimu.

Masker : Pantas aku kalah.

Besar : (Duduk sendiri) karena keberuntunganmu besar, boleh aku yang mengocok dadumu itu.

Rinji : Dia terlambat.

Masker : Kocok. Satu putaran lagi.

Rinji berdiskusi dengan Si Besar

Rinji berdiskusi dengan Si Besar

Rinji mendekati si besar

Rinji : Mau coba? Ini bagus untuk isi waktu….. Kau mendiamkan ku?….

Besar : Baiklah… baiklah. Tapi aku sedikit terkejut… Bahwa kau menunggu Guren kembali… kelihatannya kau cukup pembangkang… kupikir kau akan memanfaatkan pelarian ini.

Rinji : Walau aku bisa kabur. Aku tak bisa mengalahkan dia.

Besar : Jawaban yang mengejutkan… aku tak mengira kau akan mematuhi Guren… bagaimana dengan kalian.

Masker : Kami… kau tahu dari awal… kalau pertarungan hidup mati itu akan terjadi juga di persembunyian.

Si Besar

Si Besar

Besar : Bukannya kalian telah bergabung dengan sesama kalian.

Rinji : Ha.ha.ha. kau jeli. itu benar… tapi itu tak mengejutkan… alangkah lebih baik jika kita punya orang-orang yang akan membantu sesama disaat-saat yang berbahaya… jadi jika masanya tiba, kami berjanji akan saling membantu… mereka yang kelewat percaya diri dengan kekuatannya… dan bertindak gegabah akan mati…. jadi aku katakan, kebijakan kami membantu kami selamat… walaupun pada akhirnya kami akan berada dalam pertempuran itu… dan kamipun mungkin akan bertarung satu sama lain…. memang benar bahwa kau cukup kuat untuk bertempur sendiri… saat kami bertarung sendiri-sendiri kami menghindarimu… tapi kami berempat disini… kami tak akan terkalahkan selama kami tetap bersama… sekarang kita semua bekerja untuk Guren… kau sebaiknya bersosialisasi dengan lainnya.

Masker : Apa mereka tak bisa menemukan persembunyian yang lebih layak.

Wanita : Guren tak ramah pada kita. Dia meninggalkan kita di rumah butut ini.

Rinji : Aku akan patroli…. (Rinji pergi keluar)

Luar

Kelelawar datang pada Rinji

Kelelawar datang pada Rinji

kelelawar berhenti di tangan Rinji

kelelawar berhenti di tangan Rinji

Seekor kelelawar hinggap di tangan Rinji.

Rinji : Apa kau menemukan sesuatu.

Kelelawar tersebut tampaknya berbicara dengan gelombang tertentu dengan Rinji

Hutan

Akamaru berhenti dari pencariannya.

Kiba : Ada apa Akamaru?

Luar

Rinji bersiul pada kelelawar

Rinji bersiul pada kelelawar

Rinji : Sampaikan informasi ini cepat!

Rinji melakukan suilan dan kelelawar ditangannya terbang. Si besar datang.

Besar : Kukira kau sedang patroli

Rinji : Aku ada sesuatu yang difikirkan jadi aku menyendiri dulu.

Besar : Aku ikut denganmu kamu.

Rinji : Maksudmu… kau setuju dengan saranku?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: