Naruto 213 : Ingatan yang hilang


Suatu desa

suatu desa kebakaran dan segerombolan penjahat merampok warga

suatu desa kebakaran dan segerombolan penjahat merampok warga

Malam, hujan dan terjadi kebakaran. Sekelompok bandit membakar rumah dan membunuh warga.
Hutan

Fuki melindungi ayahnya dari dua penjahat

Fuki melindungi ayahnya dari dua penjahat

Seorang warga melarikan diri kearah hutan. Ia tiba di tepi jurang dan sebuah kunai melayang melukainya Dua orang penjahat berambut hitam dan pirang telah ada dibelakangnya. Seorang anak muncul melindungi ayahnya yang luka.
Fuki (anak) : Hentikan. Jangan sakiti ayahku.
Ayah : Fuki kau bodoh. larilah
Rambut hitam : Apa yang kau tunggu? Cepat habisi mereka. Itu tugasmu

rambut pirang melumpuhkan rambut hitam

rambut pirang melumpuhkan rambut hitam

Rambut hitam menendang Fuki
Ayah : Fuki
Rambut hitam merampas kalung dari leher ayah Fuki
Rambut hitam : Aku ambil ini
Ayah Fuki : Aku mohon, tolong selamatkan putriku
Rambut hitam : Tidak akan
Rambut hitam mengacungkan pedang. Fuki berlari kearah ayahnya
Fuki : Ayah
Saat rambut hitam akan menghabisi ayah Fuki, Rambut pirang menyerangnya dengan kunai hingga ia terjatuh
Rambut hitam : Kau keparat

rambut pirang menolong Fuki namun malah ia yang jatuh ke jurang

rambut pirang menolong Fuki namun malah ia yang jatuh ke jurang

Rambut pirang mengembalikan kalung ke Fuki. Fuki menerimanya. Tanah pijakan Fuki yang di bibir jurang amblas, rambut pirang dengan sigap menolongnya namun rambut pirang malah terjatuh ke dasar jurang yang mengalir sungai deras.
Jurang

Naruto berusaha mengambil menma

Naruto berusaha mengambil menma

seseorang terdampar di batu

seseorang terdampar di batu

Naruto sedang berusaha mengambil Menma
Naruto : Sedikit lagi… sedikit lagi… tunas Menma yang legendaris
Ingatan Naruto – Ichiraku ramen
Teuchi : Benar. Tapi kau harus mencarinya dulu. Dikabarkan bahwa itu hanya tumbuh di jurang yang benar-benar curam
Naruto : Aku pasti akan mengambilnya. Lalu aku akan bisa makan Ichiraku ramen dengan tunas Menma yang terkenal itu
******
Naruto : Tunas Menma yang terkenal…… dapat…
Naruto terjatuh namun bisa berpegangan di batu jurang, lalu melihat seorang berambut pirang terdampar di batu sungai  jurang.
Konoha – rumah sakit – malam

Rumah sakit Konoha

Rumah sakit Konoha

Sakura sedang berpatroli

Sakura sedang berpatroli

Sakura yang berseragam dinas sedang melakukan patroli di rumah sakit
Sakura : Ada petir namun tidak hujan… Aku punya firasat buruk
Tiba-tiba sebuah kepala muncul di jendela. Sakura menjerit
Naruto : Hey. Jangan teriak keras-keras. Inikan rumah sakit

Sakura memamerkan seragamnya

Sakura memamerkan seragamnya

Sakura : Memangnya aku teriak gara-gara siapa?
Naruto : Sakura chan, seragam perawat itu… Apakah kau sudah jadi perawat?
Sakura : Bagus kan, akhirnya aku punya gaun perawat.
Naruto : Bagus sekali kau ada disini Sakura chan. Ada seseorang yang aku ingin kau memeriksanya
Sakura : Seseorang yang kau ingin aku memeriksanya?
Naruto : Itu dia
Sakura : Sepertinya Dozaemon (orang yang habis tenggelam)
Naruto : Oh jadi namanya Dozaemon. Aku tak tahu dia adalah kawanmu
Bukan itu. Dozaemon itu artinya…. Lupakan.. Kau salah jika berfikir dia adalah kawanku
Naruto : Baiklah jika begitu, aku serahkan ia padamu
Sakura : Tunggu dulu, ini rumah sakit Konoha, jadi aku tak bisa membiarkan orang asing masuk
Naruto : Tak apalah, aku masih ada urusan lain. Sampai jumpa lagi.. (pergi)
Sakura : Hey Naruto, tunggu sebentar
Ichiraku ramen

tunas menma

tunas menma

Teuchi sedang memegang Menma
Teuchi : Tak salah lagi. Ini Menma yang legendaris itu
Naruto : Jadi aku bisa makan ramen dengan Menma?
Teuchi : Siapa bilang, untuk mengolahnya membutuhkan waktu tiga sampai empat minggu. Pertama harus dikupas lalu dibuat fermentasi perlahan
Naruto : Maksudnya aku tak bisa makan itu sekarang?
Teuchi : Butuh waktu untuk membuat masakan enak
Sakura : (datang) Naruto. Aku sudah duga kau ada disini
Naruto : Ada apa?

Naruto di Ichiraku ramen

Naruto di Ichiraku ramen

Sakura datang

Sakura datang

Sakura : Jangan “ada apa” padaku. Kau buat aku repot sedangkan kau asik-asikan disini dan makan ramen. (menjewert Naruto)
Naruto : Sakit.. Sakit
Rumah sakit Konoha – ruang operasi

Sakura dan Naruto memantau dari luar

Sakura dan Naruto memantau dari luar

menma di rumah sakit

menma di rumah sakit

Rambut pirang sedang berbaring dan disampingnya ada seorang iryonin. Naruto dan Sakura memantau dari balik jendela.

Iryonin : Jigyaku no jutsu
Naruto : Apa yang ia lakukan?
Sakura : Dia mencari ingatan orang itu ke alam bawah sadarnya
Iryonin : Kau sudah ingat sesuatu?
Rambut pirang menggeleng

Sakura : Anak itu kelihatannya terkena amnesia
Naruto : Amnesia?
Iryonin : Kita cukupkan hari ini dan kita lanjutkan esok hari
Ruang administrasi

naruto dan Sakura diskusi tentang rambut pirang

diskusi tentang rambut pirang

okarina

okarina

Jigyaku no jutsu

Jigyaku no jutsu

Sakura : Dia tak ingat apapun. Jika iryo ninjutsu tak memberi pengaruh apapun, maka itu pasti benar
Naruto : Apa ia punya efek khusus yang dapat membantu

mengidentifikasinya
Sakura : Cuma itu yang iryonin bisa lakukan padanya
Naruto mengambil sebuah alat musik yang patah
Sakura : Itu sebuah flute. Disebut juga okarina.
Naruto : Okarina?

Naruto harus mengisi formulir

Naruto harus mengisi formulir

Sakura : Tapi itu patah
Naruto : Bisa diperbaiki kan?
Sakura : Dia mungkin tak punya memori sedikitpun karena tekanan tiba-tiba… Ngomong-ngomong, tandatangani ini
Naruto : Apa itu?
Formulir.. Kan sudah aku bilang jika orang asing tak boleh masuk. Jika sesuatu terjadi, itu adalah tanggung jawabmu. Kenapa ada masalah?
Naruto : Baiklah… Aku kena masalah lagi
Kamar pasien – malam

menma di rumah sakit

menma di rumah sakit

petir menghantam rumah sakit

petir menghantam rumah sakit

Petir menyambar-nyambar di langit. Rambut pirang mengambil okarinanya. Tiba-tiba petir menyambar rumah sakit
Kediaman Naruto
Naruto mendengar suara petir lalu keluar balkon dan melihat api di kejauhan

anruto melihat cahaya api

anruto melihat cahaya api

rumah sakit kebakaran

rumah sakit kebakaran

Naruto : Arahnya dari rumah sakit
Rumah sakit – halaman
Rumah sakit kebakaran. Air disemprotkan untuk menghentikan api. Sakura mengevakuasi pasien

pasien dievakuasi

pasien dievakuasi

Sakura : Semuanya, harap keluar dengan tenang
Rumah sakit – kamar pasien
Rambut pirang keluar dan melihat api di koridor. Sesaat ia seperti ingat sesuatu dan bersimpuh
Rambut pirang : Ampuni aku… Ampuni aku
Sakura : Apa masih ada orang disini
Sakura melewati koridor tempat rambut pirang, namun pekatnya asap membuat Sakura tidak melihatnya
Rumah sakit – halaman

naruto menanyakan si pirang, seorang ibu cemas bayinya

naruto menanyakan si pirang, seorang ibu cemas bayinya

tak ada si pirang

tak ada si pirang

Hokage : Sakura. Apa semua sudah di evakuasi
Sakura : Saya  sedang memastikan itu
Naruto : (datang) Hey Sakura chan
Sakura : Naruto
Naruto : Mana orang itu?
Sakura : Iya yah
Sakura melihat para pasien yang telah dievakuasi dan tak melihat orang yang dibawa Naruto. Seorang ibu tiba-tiba datang dan menangis
Ibu : Tolong saya, bayi saya… Bayi saya masih di dalam
Hokage : Apa
Sakura : Tak mungkin. Dalam situasi seperti ini sudah tak mungkin untuk masuk
Rumah sakit – koridor

rambut pirang dan bayi

rambut pirang dan bayi

terdengar suara musik

terdengar suara musik

Rambut pirang mendengar suara bayi menangis. Ia berlari menuju arah suara bayi dan mendapati bayi itu. Rambut pirang membunyikan okarinanya
Rumah sakit – halaman

pirang jatu di naruto

pirang jatu di naruto

pirang menyelamatkan bayi

pirang menyelamatkan bayi

Sakura : Itu sulit. Bayi itu berada dibagian terjauh dari rumah sakit
Tiba-tiba terdengar suara musik
Naruto : Itu suara okarina.. Itu dia.. Suaranya mendekat
Rambut pirang lompat dari jendela menggendong bayi

sang bayi

sang bayi

Naruto : Kage bunshin no jutsu
Kage bunshin Naruto membentuk suatu kasur untuk dijatuhi rambut pirang agar ia tak celaka saat membentur tanah
Sakura : Bagus. Ia membawa bayinya
Hokage : Kerja bagus
Hokage : Nyaris saja
Ibu anak itu segera memeluk bayinya
Ibu : Terima kasih banyak. Terima kasih banyak
Rambut pirang : Tak apa
Gedung Hokage – siang

hokage sedang diskusi

hokage sedang diskusi

Hokage : Hmmm. Jadi kau orang asing dengan memori yang hilang.. Sayang sekali
Naruto : Memangnya kenapa?
Hokage : Untuk keamanan desa, kita tak bisa membiarkan apapun yang punya potensi membahayakan
Naruto : Tapi kita sudah membuktikan dia bukan orang jahat
Hokage : Sayang sekali, kita tak bisa membawa seseorang tanpa mengetahui indentitasnya
Naruto : Bagaimana kalau aku yang akan menangani jika ia macam-macam
Hokage : Begitu
Naruto : Aku memohon padamu. Aku akan mentraktirmu makan ramen dengan tunas Menma legendaris yang difermentasi
Hokage : Tunas Menma legendaris yang difermentasikan
Naruto : Benar. Suatu hari sepulang dari misiku. Aku mampir untuk mengambilnya. Dan itulah saat aku menemukan dia
Hokage : (Menjewer Naruto) Jadi kau tidak segera pulang sehabis misi
Naruto : Aw. Aw
Hokage : Naruto. Jika kau memang serius akan merawat anak ini
Naruto : Ya. Aku serius
Hokage : Baiklah. Anak itu boleh tinggal di desa
Shizune : Hokage sama.
Hokage : Kita tak bisa mengacuhkan seseorang yang telah menyelamatkan anak desa ini
Naruto : Bagus baa chan. Aku senang kau mengerti
Ichiraku ramen

pirang diberi nama Menma

pirang diberi nama Menma

Naruto : Hai. Aku Uzumaki Naruto. Senang berjumpa denganmu
Rambut pirang : Aku… Senang berjumpa denganmu juga. Aku..
Naruto : Oh iya. Memorimu belum kembali kan? Kalau begitu.. Hmmm..  Ah.. Menma.. Kita namai saja kau Menma
Menma : Menma?
Naruto : Itu yang mau ku ambil saat aku menemukanmu
Menma : Menma.. Baiklah.. Namaku sekarang adalah Menma
Naruto : Kalau begitu kita setuju
Teuchi memberikan Naruto dan Menma ramen
Naruto : Ramen ini paling enak sedunia.. Itadakimas
Teuchi : Tapi ini bukan produk final.. Kau tahu ada yang kurang?
Naruto : Oh iya.. Belum ada Menma
Teuchi : Benar. Kita tunggu menmanya siap, sebelum itu tidak akan ada Menma, Naruto
Naruto : Tapi, kau benar-benar bisa membuatnya kan?.. Hey Menma.. Ketika itu sudah siap, kita harus datang mencobanya ya
Kediaman Naruto – malam

menma di kediaman naruto

menma di kediaman naruto

menma tak bisa tidur

menma tak bisa tidur

Naruto : Masuklah
Menma : Baiklah
Menma masuk ke kamar Naruto yang berantakan
Naruto : Sementara ini, ini akan jadi rumahmu. Kotor, tapi dibuat senyaman mungkinlah.. Lagipula, kau harus segera tidur. Kita akan memikirkan cara mengembalikan ingatanmu besok
***
Naruto sudah tertidur. Menma tampak masih terjaga
****

menma mengepel

menma mengepel

ruangan jadi bersih

ruangan jadi bersih

Paginya Naruto terbangun
Naruto : Aku tidur nyenyak sekali
Menma : Selamat pagi Naruto kun
Menma sedang mengepel lantai. Ruangan jadi bersih.
Naruto : Menma.. Waw.. Bersih sekali.. Kau yang melakukan ini semua?

menma menjemur pakaian

menma menjemur pakaian

Menma : Ya. Aku tak bisa tidur.
Naruto : Maaf kalau begitu.. Menma apa yang kau lakukan?
Menma : Apa?.. Oh aku hanya menjemur cucian
Naruto : Kau… celana dalamku.. Yang itu biar aku sendiri saja…
Jalanan
Naruto : Bagaimana ya.. Bagaimana mengembalikan ingatanmu… oh. Itu dia.. Ayo Menma
Depan toko kue

depan toko kue

depan toko kue

Naruto dan Menma memperhatikan etalase kue
Naruto : Yang itu kue bola pasir. Hanya ada di Kaze no kuni.  Itu dari tepung kedelai yang dibuat seperti pasir. Rasanya sangat enak.. Yang itu khusus dari Tsuchi no kuni. Iwa mochi. Sangat renyah. Nah. Yang itu dari Mizu no kuni yaitu Unicorn nectar. Bagaimana? Ingat sesuatu?. Jika tempat tinggalmu punya sesuatu yang khas, kamu pasti bisa ingat
Menma : Naruto kun, jangan khawatir tentang ingatanku lagi. Karena aku tak tahu bagaimana dan kapan ingatanku akan kembali. Lagi pula kau harus melakukan pekerjaanmu kan?
Naruto : Benar sih.. Aku harus membersihkan patung wajah Hokage hari ini
Menma : Mari kita lakukan bersama.. Tapi sebelum itu tunggu sebentar..

menma membawakan bungkusan nenek

menma membawakan bungkusan nenek

Menma mendekati seorang nenek yang membawa bungkusan berat
Menma : Biar saya bawakan bungkusan itu ke rumah nenek
Nenek : Oh kau baik sekali
Rumah nenek
Nenek : Terima kasih
Menma : Tak apa-apa
Menma : Tapi banyak sekali rumput yang tumbuh ya?
Nenek : Pinggang nenek sakit. Jadi tak bisa mencabuti rumput
Menma : Biar saya yang cabutkan
Nenek : Kau baik sekali
Menma mencabut rumput dan Naruto membantu
****
Naruto : Akhirnya selesai
Menma : Naruto kun…
Menma memperlihatkan para tetangga.

menma membersihkan rumput

menma membersihkan rumput

Menma : Disana juga.. Disini banyak rumah orang-orang tua ya
Orang tua : Tolong ya
Gedung Hokage
Hokage : Apa-apa an ini?
Shizune : Ini adalah hadiah dari para warga untuk Naruto kun dan anak muda itu
Hokage : Apa yang mereka berdua lakukan
Patung Hokage

Naruto : Kau benar-benar aneh
Menma : Benarkah

naruto dan menma membersihkan patung wajah hokage lalu seorang shinobi jatuh terluka

naruto dan menma membersihkan patung wajah hokage lalu seorang shinobi jatuh terluka

Naruto : Aku tak tahu apakah ini hanya rasa keadilanmu secara umum, namun hal itu tak terjadi setiap malam
Menma : Aku hanya ingin hidup tenang.. Aku tak ingin menyesal lagi
Naruto : Menma.. Apa kau mulai ingat sesuatu?… (kejatuhan sesuatu) apa ini? Sialan tahi burung.. Oh. Ini darah
Seorang shinobi terjatuh dari atas, Naruto mengambilnya
Naruto : Menma, bantu aku
Shinobi : Sesuatu… ke desa
Tiba-tiba beberapa kunai menyerang, Naruto, Menma cepat menghindar membawa shinobi yang terluka.
Naruto : Menma. Jaga dia
Naruto mengejar sampai ke hutan. Musuh menyerang dengan kunai dibalut kertas peledak. Naruto menghindar namun selalu diserang dengan kunai dibalut kertas peledak. Musuh menyerang dengan tali merah bermata kunai. Menma menyusul dan meniup okarinanya

naruto mengejar musuh

naruto mengejar musuh

Naruto : Suara musik
Tiba-tiba chakra Naruto menjadi bergelora
Naruto : Aku merasakan kekuatan besar merayap ditubuhku. Baiklah
Naruto melesat dengan cepat
Naruto : Luar biasa… itu dia
Naruto berhasil menusuk lawan dengan kunai. Lawan terjatuh namun berubah menjadi kayu
Naruto : Sialan. Dia lolos
Menma tiba
Menma : Kau tak apa? Naruto kun?
Naruto : Menma.. Alat musik itu.. Siapakah engkau

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: