Naruto Shippuuden 085 : Rahasia yang mengejutkan


Vodpod videos no longer available.

more about “Naruto Shippuuden 085“, posted with vodpod
Hidan

Hidan

Kakuzu

Kakuzu

Makhluk tendril katon membuka mulutnya.

Kakuzu : Katon, zukokku!
Makhluk tendril katon mengeluarkan bola api yang sangat besar

Kakashi dkk

Kakashi dkk

Kakashi : Dia bisa menggunakan katon juga?
Kakashi dkk menghindar
Shikamaru : Chouji, Ino kalian tak apa-apa?
Ino : Ya
Chouji : Ya

Kakashi vs Hidan

Kakashi vs Hidan

Hidan mengejar Kakashi dan mereka bertarung. Hidan berusaha melukai Kakashi namun Kakashi bisa menangkisnya.
Hidan : Lumayan juga
Kakashi dan Hidan saling berhadapan dalam jarak agak jauh. Shikamaru dkk menghampiri Kakashi
Ino : Kau tak apa-apa?

Kakashi : Ya. Aku telah menggunakan sharingan selama ini ditambah lagi dengan empat kali raikiri… kita harus mengakihiri ini dengan cepat.

Ino : Mereka sangat bagus dalam serangan combo
Chouji : Dan serangan raikiri Kakashi sensei jelas-jelas mengenainya. Bagaimana bisa dia tidak mati?.
Kakashi : Ya. Aku sangat yakin aku telah menghancurkan hatinya. Dia seharusnya mati. Tapi sepertinya yang sebenarnya kubunuh adalah salah satu dari topeng makhluk yang muncul dari punggungnya. Kita bisa mengasumsikan dia mati.
Shikamaru : Ini sama seperti ketika ia menggugurkan kagemane shuriken ku. Sesuatu seperti hati terpasang di tangannya dan itu bisa bergerak bebas.

Chouji : Apa maksudnya?
Shikamaru : Masing-masing makhluk pasti punya hatinya masing-masing. Dengan kata lain, dia punya lima hati.
Chouji : Bagaimana mungkin?
Shikamaru : Walaupun Kakashi sensei telah menghancurkan satu dengan raikiri,

Ino : Kita harus menghancurkan empat lagi agar bisa membunuhnya?
Shikamaru : Ya
Kakuzu : Pintar. Kau memang benar. Masing-masing kuambil dari shinobi yang telah kubunuh. Aku mengoleksinya.dan hatimu akan sangat sempurna
Kakashi : Begitu ya. Dengan menghubungkan sistem sirkulasi chakra ke banyak hati, dia mengubah alamiah chakra ke pemiliknya. Pantas saja dia bisa menggunakan begitu banyak menggunakan jenis manipulasi alamiah.

Hidan : Ngomong-ngomong. Apakah Orang-orang Konoha mengubur orang yang meninggal? Karena jika ya. Maka akan sangat sayang sekali. Kakuzu akan kecewa. Kami harus menggali mayat buron untuk ditukar ke pusat pertukaran buron. Si penyerang dengan api itu, padahal aku mau sedikit bersenang-senang dengan dia…. Tapi biar bagaimanapun, dia hebat juga sih.

Kakuzu : Ya. Dan dia bisa memenggal kepalamu…

Chouji tersinggung

Chouji tersinggung

Hidan : (pada Hidan) Sialan kau. Jangan diungkit lagi….. (pada Konoha) aku tahu kalian ke sini mau balas dendam, tapi itu tak akan terjadi dengan kemampuan kalian. Kalian semua masih anak-anak. Kurasa yang waktu itu adalah gurunya. Gurunya saja tak becus. Pantas saja kalian tak bisa melawan kami.
Chouji : Jangan menghina Asuma sensei seperti itu
Shikamaru : Chouji…
Hidan : Emosi antara guru dengan murid… konyol.

Chouji vs Hidan

Chouji vs Hidan

Kakashi menyelamatkan Hidan

Kakashi menyelamatkan Hidan

Chouji : Kau sialan!

Shikamaru : Chouji
Hidan : Apa hebatnya si kepala bodoh itu. Pantat gendut
Chouji marah dan berlari kearah Hidan.
Ino : Chouji!

Chouji akan memukul Hidan dengan tinjunya. Kedua kepalan tangannya membesar. Hidan bersiap melukai tangan Chouji dengan senjatanya namun Shikamaru menggunakan kagemane agar Hidan tak melukai Chouji. Chouji menjadi tak bisa bergerak. Hidan melompat dan akan menyabet Chouji dengan senjatanya namun Kakashi melindungi. Terjadi pertempuran Kakashi melawan Hidan.  Shikamaru melepaskan kagemanenya.

Chouji vs Kakuzu

Chouji vs Kakuzu

Chouji dihajar Kakuzu

Chouji dihajar Kakuzu

Shikamaru : Kau bodoh. Kau tahukan akibatnya jika kau sampai terluka sedikit saja.
Chouji : Maaf
Tiba-tiba Kakuzu sudah ada di depan Chouji. Chouji memukul Kakuzu hingga mundur sedikit. Kakuzu memukul Chouji hingga terpental. Kakuzu dengan cepat berada didepan Chouji dan menendang Chouji.

Hidan masih mengejar Kakashi yang terus mengelak dan menangkis dengan kunai. Makhluk tendril api ikut mengejar Kakashi dan menyerang dengan bola api.  Makhluk tendril raiton ikut mengejar dan menyerang dengan laser listrik dari mulutnya. Makhluk tendril futon tak mau ketinggalan mengejar dan menyerang Kakashi dengan peluru angin. Kakashi dengan gesit menghindari semua serangan.

Kakashi menghindari serangan beruntun

Kakashi menghindari serangan beruntun

Kakashi : Kalau begini terus…
Chouji terkapar di dalam sebuah pohon yang berlubang. Kakuzu memanjangkan lengannya dan menjambak Chouji lalu menariknya. Tangan Kakuzu menghitam pertanda ia sedang mengeraskan tangannya. Lalu akan memukul Chouji
Kakuzu : Matilah.

Ino tertangkap Kakuzu

Ino tertangkap Kakuzu

Chouji tertangkap

Chouji tertangkap

Ino menyerang dengan kunai
Kakuzu : Kau kecoak kecil.

Shikamaru menyerang dengan kage nui.

Choji dan Ino tertangkap

Choji dan Ino tertangkap

Shikamaru dikejar makhluk raiton

Shikamaru dikejar makhluk raiton

Kakuzu terpaksa menghindar. Makhluk tendril raiton menyerang Shikamaru laser listrik. Shikamaru menghindar
Ino : Shikamaru!
Tangan Kakuzu yang memanjang berhasil mencekik Ino. Satu tangan lagi mencekik Chouji
Kakuzu : Cacing-cacing. Matilah sekarang
Peluru angin makhluk tendril futon mengenai punggung Kakashi. Makhluk tendril katon segera menyerang dengan bola api dan mengenai Kakashi.

Kakashi terkapar

Kakashi terkapar

Hidan mendekati Kakashi yang terkapar di tanah. Lalu menghunuskan senjatanya : Hidan:
Matilah kau.
Hidan kaget karena yang di sabetnya ialah kayu. Kakashi yang asli menghindar.
Shikamaru mengeluarkan sebuah gulungan yang bertuliskan transkripsi air lalu meletakkan di bawah. Shikamaru melakukan segel tangan dan menginjak gulungan tersebut lalu keluarlah air dan menggenangi tempat itu hingga ke bawah kaki Kakuzu.

Suiton: Sui nohara

Suiton: Sui nohara

Makhluk tendril raiton menyerang Shikamaru dengan laser listrik. Shikamaru menghindar dan listrik mengenai air yang mengalirkan ke Kakuzu. Shikamaru melemparkan kunai dengan bom kertas. Kakuzu melepaskan cengkraman tangannya agar bisa melakukan segel tangan dan terbentuk sebuah tembok air menghalangi bom Shikamaru. Shikamaru membawa Ino dan Kakashi membawa Chouji. Hidan menyaksikan usaha penyelamatan Ino dan Chouji
Hidan : Wah. Payah.
Shikamaru :  Kalian baik-baik saja
Chouji : Ya.

Chouji dan Ino selamat

Chouji dan Ino selamat

Hidan menghampiri Kakuzu
Hidan : Sobat. Tadi itu payah. Ada apa denganmu?
Kakuzu : Kau juga. Ditipu oleh kage bunshin.
Hidan : Hahaha. Kau lihat juga ya?
Kakashi : Shikamaru. Apa langkah kita selanjutnya.
Shikamaru :  Kita harus memisah mereka.  Lalu memojokkan mereka sendiri-sendiri. Setelah kita membuat mereka tak bisa melakukan serangan combo, kita akan fokus untuk menghancurkan sisa empat hatinya.

Hidan dan kakuzu

Hidan dan kakuzu

Kakashi :  Tapi agar sukses, seseorang harus mengalihkan perhatian Hidan.
Ino :  Aku yang akan melakukannya. Aku punya sisa chakra lebih banyak, ditambah lagi aku tak ahli dalam pertempuran langsung jadi aku akan menggunakan jutsu shintenshin dan…
Shikamaru : Jangan. Jutsu itu hanya cocok jika aku mengunci lawan dengan kagemane. Jika kau melesat, kau tak akan kembali ke tubuh aslimu selama beberapa menit. Itu terlalu beresiko.  Aku yang akan melakukan. Aku akan mengunci dia dengan kagemane ku dan membawanya pergi.
Kakashi :  Bagaimana rencanamu mengalahkannya? Kau harus mengalihkan perhatiannya juga.
Chouji :  Maka aku yang….

Shikamaru mengalihkan perhatian

Shikamaru mengalihkan perhatian

Shikamaru :  Tidak. Jika kau terluka sedikit saja maka kau mati. Seperti waktu itu. Penyerangan tim kami salah bergerak. Chouji. Kalian berdua simpan chakra kalian untuk bertarung dengan orang yang menggunakan topeng bersama Kakashi sensei. Aku akan menangkap dia sendirian. Dan… aku akan memenuhi peran itu sebaik mungkin.
Kakashi :  Baiklah, kami akan serahkan ia padamu Shikamaru. Ambilah ini.
Kakashi memberikan sesuatu pada Shikamaru.
Shikamaru menyerang Hidan dan Kakuzu dengan kagenui.
Hidan :  Itu lagi. Apakah senjata dan kemampuanku begitu menakutkan?
Kakashi menyerang Kakuzu

Kakashi vs Kakuzu

Kakashi vs Kakuzu

Kakashi : Kau melawan aku.
Kagenui Shikamaru mengejar Hidan.
Hidan :  Oh. Dia datang lagi.
Kakuzu berhasil menangkap Kakashi dan membantingnya.
Hidan :  Masih saja menyerangku dari jarak jauh? kau anak ingusan!
Kakashi bertarung dengan Kakuzu di udara. Kakashi berhasil menangkap Kakuzu dan menggunakan omote renge. Ia memutar Kakuzu dengan kepala di bawah dan menghantamnya ke tanah. Rupanya yang ditangkapnya adalah mizu bunshin. Kakuzu asli muncul dari air.
Hidan masih dikejar kagenui Shikamaru.
Hidan :  Pelan sekali
Tiba-tiba pisau chakra Asuma dengan bom kertas melayang ke arah Hidan. Hidan menghindar.  Selagi Hidan terjatuh di udara, kagenui Shikamaru mengambil pisau chakra lain dan melempar ke arah Hidan
Hidan :  Dia melempar pisau itu dengan bayangannya?
Ino :  Dia tak bisa menghindar di udara
Chouji :  Kena kau
Hidan menancapkan senjatanya di pohon sehingga ia berhenti dari jatuhnya dan lolos dari pisau Shikamaru.
Hidan :  Puji aku sedikit dong! Jutsu itu cuma mainan selama aku fokus pada bayangannya…

Shikamaru menyerang Hidan

Shikamaru menyerang Hidan

Tiba-tiba Shikamaru sudah ada di dekat Hidan dan meninjunya.
Shikamaru :  Aku tidak hanya cuma bisa menjaga jarak dan aku bukan anak ingusan!
Shikamaru berhasil menangkap Hidan dengan kagemane.
Shikamaru :  Kagemane no jutsu. Sukses.
Hidan : Kurang ajar kau….
Kakashi :  Pergilah Shikamaru
Chouji :  Serahkan yang lainnya pada kami
Ino :  Kami mengandalkanmu
Shikamaru memaksa Hidan bergerak melepaskan senjatanya.
Shikamaru :  Mari kita ngobrol-ngobrol sebentar berdua saja.
Shikamaru berlari dan Hidan yang terkena efek kagemane terpaksa mengikutinya. Shikamaru membawa Hidan ke dalam hutan.
Hidan : Hey, mau kau bawa ke mana aku? Mau memisahkan aku dan Kakuzu ya? Kau sialan
*****

Kakashi dikelilingi makhluk Kakuzu

Kakashi dikelilingi makhluk Kakuzu

Tiga makhluk tendril mengepung Kakashi
Hidan :  Kau yakin membiarkan ia sendirian? Kau benar-benar meremehkan Hidan.  Shikamaru itu akan menjadi buron besar suatu saat nanti. Tapi sayangnya hari ini ia akan mati. Tapi aku tak bisa menyalahkan logika kalian. Aku sendiri sangat kuat. Aku punya pengalaman lebih banyak dibanding kalian semua. Melihat pada itai ate kalian, aku jadi ingat pada shinobi Konoha pertama yang pernah ku lawan. Shodai Hokage

Shikamaru membawa Hidan

Shikamaru membawa Hidan

Shikamaru dan Hidan

Shikamaru dan Hidan

Ino :  Berapa usia orang ini?
Kakashi :  Kalau begitu kau benar-benar abadi ya?
Kakuzu :  Tak ada satupun yang benar-benar abadi di dunia ini. Aku hanya memanjangkan hidupku dengan cara mencuri hati dari shinobi hebat yang telah kukalahkan.
*****

Kagemane menipis

Kagemane menipis

badan Hidan menghitam

badan Hidan menghitam

Shikamaru melemparkan banyak kunai dengan bom kertas yang diikat dengan tali.
Hidan :  Supaya aku tak akan lari?
Kagemane Shikamaru menipis
Hidan : Kau hanya bisa menahan jutsumu itu selama lima menit saja. Setelah itu kau kehabisan chakra. Dan sekarang… kita hanya berdua. Ini adalah situasi yang sangat menguntungkan untukku, kau sialan!

Hidan menyerang Shikamaru

Hidan menyerang Shikamaru

Hidan siap menyerang

Hidan siap menyerang

Hidan mengambil tongkat yang ujungnya tajam lalu menyerang Shikamaru.
Cipratan darah merah terbersit di udara. Shikamaru terjatuh. Pipinya tampak tergores dan berdarah. Hidan menjilat ujung tongkat yang berlumur darah. Badannya menghitam. Hidan menusuk tangannya sendiri. Lalu membuat lingkaran dengan darah itu dengan kakinya.

2 Tanggapan so far »

  1. 1

    alan said,

    siapa sebenarxa kakuzo
    kok…bsa hdp. ratusan thn?

  2. 2

    tommy said,

    wajib koleksi ni episode


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: