Naruto Shippuuden 005 : Sebagai Kazekage


Deidara menghindari serangan pasir
Deidara : Ini bisa bahaya. Hmmh
Deidara tertangkap pasir Gaara dan mengurungnya dalam bola pasir yang melayang diudara. Kankurou memantau dari bawah.

Deidara

Deidara naik burung nendo

Deidara tertangkap Pasir Gaara

Kankurou : Sudah berakhir
Shinobi1 : Kazekage-sama memang hebat!
Shinobi2 : Ya! Selama kazekage-sama ada di sini, desa kita akan aman
Kankurou : (Melihat keganjilan di bola pasir). Tidak
Sebuah ledakan terjadi pada bola pasir. Deidara lolos dengan nendo nya yang berbentuk burung.

Deidara Tertangkap Bola Pasir

Kankurou memantau

Deidara menjebol pasir Gaara

Deidara : Pasir itu menyudutkan ku
Deidara kembali diincar oleh pasir Gaara
Kankurou : Anak bodoh. Tak ada yang dapat selamat dari pasir Gaara
Konoha
Kakashi : Aku tak percaya dapat dikalahkan seperti itu… Seharusnya aku membaca saja sampai akhir buku ini sebelum bertarung.
Kakashi : Tapi mengagumkan ternyata Kakashi-sensei membaca buku yang membosankan seperti itu!
Ero Sennin meminjamkanku satu kopi, tapi buku itu sangat membosankan bahkan aku hanya tahan membaca 10 halaman saja! Sebenarnya aku tidak tahu akhir cerita buku itu
Kakashi terkejut
Sakura : Walaupun Naruto tidak mengetahui akhirnya, Kakashi-sensei pasti terpengaruh walau hanya menyebut Icha Icha Tactic. Strategi yang jitu bukan?
Kakashi lemas
Tsunade dan Shizune muncul
Hokage : Aku telah melihat kalian sudah tumbuh dewasa.
Sakura : Shisou.
Hokage : Kakashi, ada yang ingin kamu sampaikan?
Kakashi : Mmh, mereka sangat pintar mencuri lonceng itu dariku
Naruto : Apa maksud kalian?
Shizune : Ini ada hubungannya dengan yang akan ditugaskan kepada kalian berdua
Naruto : Apa yang akan kamu perintahkan?
Hokage : Uzumaki Naruto!
Naruto mengangguk
Sakura : Jawab!
Naruto : Ya!
Hokage : Haruno Sakura!
Sakura : Ya!
Hokage : Kalian berdua dan Hatake Kakashi… Kalian bertiga sekarang tergabung dalam tim Kakashi
Sakura : Tim Kakashi….
Naruto : Hei, apa artinya?
Kakashi : Kita bertiga akan bertugas sebagai satu tim dalam menjalankan misi ke depannya. Itulah artinya. Tidak seperti sebelumnya, kita tidak lagi sebagai guru dan murid. Kita bekerjasama sebagai Konoha Shinobi yang sejajar. Mengerti?
Naruto : Ya! Akhirnya!

Deidara lolos

Kakashi lemas

Tsunade dan Shizune

Suna
Baki : Kankurou! Apakah Gaara-sama masih bertarung? Dimana dia?
Kankurou : Dia di sana … Gaara…
Gaara berhasil menangkap lengan Deidara.

baki

Gaara mencengram tangan Deidara

Tangan Deidara kena pasir

Deidara menggunakan Kibaku nendo yang berbentuk kelabang dan melilit pasir yang mencengkram tangannya. Namun ledakan itu ternyata kurang kuat untuk menghancurkan pasir Gaara pasir yang digunakan untuk mencengkram ini adalah pasir Zettai Bogyo.
Gaara : Sabaaku-kyuu
Shinobi1 : Ia berhasil!
Shinobi2 : Ia mengalahkan musuh!
Shinobi1 : Kazekage–sama sangat hebat!
Gaara berhasil memutuskan tangan Deidara yang terkena pasir. Namun seputusnya tangan Deidara, iaDeidara berhasil lolos dari cengkraman pasirnya.
Baki : Ia berhasil lolos?
Kankurou : Ia beruntung
Deidara : Lumayan juga. Hmmh. Aku tahu. Pasir yang ia gunakan untuk mencengkram tanganku memiliki kecepatan dan kekuatan yang lebih besar daripada pasir biasa. Menurut informasi…. Ia selalu membawa sejumlah besar pasir. Jadi pasir itu pasti telah dicampur chakra dalam jumlah yang besar. Dengan kata lain, pasir itu untuk pertahanan, Tapi dapat berubah dengan cepat untuk menyerang. Disebut apa itu? Aku ingat! Zettai Bogyo. Pasir itu adalah Zettai Bogyo dirinya.
Gaara melihat bola pasir pada Gaara kini berlubang sehingga Gaara terlihat dari luar.
Deidara : Jadi, lubang itu berasal dari pasir yang ia gunakan untuk mencengkram tanganku. Aku hanya punya sedikit nendo yang tersisa. Aku benar-benar telah meremehkannya. Aku tidak memiliki persiapan cukup untuk menghadapinya. Hmmh. Seperti yang telah diperingatkan oleh Sasori no danna

nendo C1 bentuk kelabang

Lubang pada Zettai Bogyo

Deidara lolos dan dikejar pasir Gaara

Deidara teringat Pesan Sasori
Ingatan Deidara
Sasori : Apa cukup hanya mengandalkan bahan yang ada dalam tas itu? Musuh kita adalah seorang jinchurruki.
*****
Deidara masih melayang dengan burung nendonya.
Deidara : Sisanya hanya satu… Yaitu pamungkasku. Hmmh. Lagipula aku berniat menghancurkan desa ini.
*****
Di Gerbang, Sasori masih menunggu
Sasori : Kurang ajar. Berapa lama lagi Deidara akan membuatku menunggu? Aku sudah mengingatkannya aku tidak suka menunggu.
*****
Seorang shinobi melihat lawan Gaara dengan teropong
Shinobi : Kazekage-sama… Mantel hitam dengan awan merah! Melihat pakaiannya, lawan Kazekage-sama adalah anggota kelompok Akatsuki.
Kankurou : Seperti yang telah aku kira.
Baki : Kankurou…
Kankurou : Apa?
Kankurou : Gaara sedang menggunakan pasir Zettai Bogyo untuk menyerang. Musuh yang dihadapinya pastilah sangat tangguh. Kita harus bergerak cepat untuk bertahan jika Gaara kalah. Kita harus mengambil keputusan segera bagaimana jika Shukaku muncul. Warga desa dalam bahaya
Kankurou : Tidak akan ada masalah. Gaara tidak akan pernah membahayakan warga desa. Walau apapun yang terjadi.
Kankurou teringat percakapannya dengan Gaara sebelum Gaara menjadi Kazekage.
*****
Kankurou : Gaara, menyerahlah. Aku tidak ingin mengatakan ini… Warga desa hanya menganggapmu sebagai ancaman. Kamu hanya akan mendapatkan kesulitan jika kamu pergi dan bergabung dengan Ninja. Dewan konsil tidak menganggapmu. Dan hampir semua warga desa masih takut kepadamu
Gaara : Aku tahu. Aku tahu, tapi dengan hanya duduk dan menunggu akan menimbulkan ketakutan dan penderitaan yang lebih besar. Untuk lari dari kesunyian. Aku tidak punya cara lain kecuali kerja keras dan membuat garis hidupku sendiri. Jika aku melakukannya, maka suatu hari… Suatu hari…. Aku akan menjadi seperti dia… Itulah mengapa sebagai Shinobi Suna, tujuanku adalah untuk menjadi Kazekage. Jadi aku dapat menjalankan kehidupanku untuk terhubung dengan desaku.
Kankurou : Gaara…
Gaara : Aku ingin bekerja keras agar orang lain dapat menerima kehadiranku. Itu yang aku lihat ketika aku bertemu dengan Uzumaki Naruto. Sejak saat itu sampai saat ini, Ikatan ku dengan yang lain hanya dipenuhi oleh kebencian dan kekerasan. Namun, melihatnya bertarung sekuat tenaga membuatku berfikir apa itu sebenarnya ikatan. Aku mulai paham sekarang. Penderitaan, kesedihan… Dan kebahagiaan… Harus dapat dibagi dengan orang lain… Uzumaki Naruto… Ketika aku bertarung dengannya, aku merasa pada saat itulah ia mengajarkanku. Ia telah mengalami hal yang sama yang aku rasakan. Dan ia mengajarkanku bahwa kita dapat mengubah jalan hidup kita sendiri. Suatu hari keberadaanku berguna untuk orang lain. Bukan sebagai senjata yang harus ditakuti. Tapi sebagai Kazekage dari Suna Gakure no Sato.

Shinobi Suna memantau pertarungan

Deidara memegang C3

Gaara dan Kankurou

*****
Kankurou tersenyum mengingat percakapannya itu
Kankurou : Kamu dibutuhkan disini. Kamu adalah Kazekage dari Suna Gakure no Sato.
Konoha
Kakashi, Naruto dan Sakura berjalan pulang.
Kakashi : Kalian berdua benar-benar sudah lebih kuat! Aku masih tak percaya kalian telah mengambil lonceng itu.
Naruto : Kurasa aku berhasil mengalahkanmu Kakashi-sensei!
Kakashi : Jangan sombong dan tinggi hati! Akupun masih muda. Baru-baru ini aku telah mengembangkan Jutsu terbaru yang luar biasa dan benar-benar…
Naruto : (Tak mendengarkan Kakashi) )Benar juga! Sudah lama sekali aku tidak ke tempat Ichiraku Ramen!
Sakura : Aku juga belum makan apa-apa sejak latihan kemarin, aku juga kelaparan!
Naruto : Baiklah! Ayo kita ke Ichiraku Ramen!
Sakura : Ok!
Naruto dan Sakura berlari menjauh
Kakashi : Dahulu mereka selalu mendengar segala perkataanku, mereka dulu sangat menyenangkan….
Jiraiya muncul dekat kakashi
Jiraiya : Seperti yang telah kita sepakati, kukembalikan Naruto padamu
Sementara Naruto dan Sakura telah agak jauh
Naruto : Sudah lama sekali aku kangen Ichiraku ramen!
Jiraiya berbincang dengan kakashi
Jiraiya : Akatsuki sedang bergerak. Aku akan pergi mengumpulkan informasi. Sampai jumpa.
Jiraiya menghilang
Naruto : (Dari jauh) Kakashi-sensei. Kami putuskan kau yang mentraktir kita semua ya! Cepat!
Kakashi : Maaf! Aku harus membuat daftar tim baru dan memasukkan nama namanya ke dalamnya. Jadi aku harus pergi
Kakashi menghilang.
Naruto : Dia lari
Sakura : Paling-paling cuma mau baca buku
Naruto : Jadi itu artinya… Kita berdua bisa berkencan…
Sakura : Baiklah. Tapi kamu yang traktir!
Naruto : Bagaimana kalau setengah
Sakura : Tidak mau!
Naruto melihat isi dompetnya dan lemas.

kakashi, Sakura dan Naruto pulang

Jiraiya muncul

Naruto mengajak kencan

Suna Gakure
Baki : Perintahkan keadaan darurat!
Shinobi1 : Ya pak!
Baki : Kalian, bawa dua kompi dan jaga gudang penyimpanan. Lindungi semua blok dalam Blok-A
Shinobi2 : Ya pak
Baki : Kita tidak boleh menganggap hanya ada satu musuh yang datang. Apapun yang terjadi jangan lengah bersiap untuk bertempur. Perintahkan Iryonin untuk membuat Kekkai dan perintahkan semua warga untuk masuk segera! Cepat! Kita harus menghindari timbulnya korban
Shinobi3 : Mengerti.
Baki : Kita akan membantu Gaara…bukan, Kazekage-sama, dengan kekuatan penuh!
Kankurou : Gaara…
Deidara : Gangguan dari bawah, menyusahkan saja. Ditambah lagi… Aku bosan melihat wajah tanpa perasaan itu. Aku buat Kibaku Nendo dengan tanganku dan kukombinasikan dengan chakra yang aku miliki. “pamungkasku” berisi chakra tingkat tertinggi, C-3. Kekuatan ledakannya adalah Geijutsu ku yang paling indah.
Deidara menjatuhkan bom C-3
Shinobi : Apa itu?!
Baki : Apa itu?! Ini buruk! Semuanya, berlindung!
Deidara : Terlambat! Hmmh
Bom Besar meledak di Suna Gakure

C3

C3 dijatuhkan

BOm besar di Suna Gakure

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: