Saint Seiya Sanctuary 001 – Pahlawan Legendaris, Terlahir Kembali


Saint Athena

Saat dunia dipenuhi kejahatan. Ksatria harapan muncul. Saint. Dulu kala, Athena Megami di jaga oleh beberapa pemuda. Mereka disebut Saint Athena. Tubuh mereka adalah senjata mereka. Tinju mereka dapat merobek angkasa. Tendangan mereka bisa membelah tanah. Kini. Para pemuda yang gagah berani, bersemangat dan kuat ini, telah lahir sebagai Saint Baru.
Turnamen
Sebuah gelanggang dengan dua orang petarung. Unicorn Jabu melawan Singa Ban. Ban memukul Jabu habis-habisan.
Komentator : Aku tak percaya ini.
Jabu melihat pada Saori yang menyaksikan dari atas. Jabu tersenyum dan semangatnya bangkit. Jabu melompat dan berhasil menendang Ban.
Komentator : Tendangan jitu

Unicorn Jabu

Singa Ban

Jabu gentian memukul Ban habis-habisan. Ban terkapar roboh
Penonton : Dia berhasil.
Ban kembali bangkit.
Saori : Ojii-sama. Kompetisi besar yang telah lama kau impikan. Kompetisi Saint yang memperebutkan Jubah Emas. Galaxian War akhirnya dimulai. Aku, Saori akan menggantikan kedudukanmu sebagai juri pada kompetisi ini. Ojii-sama, semoga kau menikmati pertandingan ini di surga.
Saori melihat kotak Jubah Emas dan di bawahnya berjajar kotak Jubah Perunggu. Tampak ada kotak yang belum ada.
Saori : Seiya mengapa kau lama sekali. ? Bawalah Jubah Pegasus dari Yunani secepatnya.

Ban memukul Jabu

jabu memukul Ban

Saori Kiddo

Yunani

kotak Jubah Pegasus

Sebuah gelanggang yang lain. Dua petarung di dalam arena.
Kyoko : Kalian telah mengalahkan sembilan petarung sebelumnya. Dari 1024 ksatria, hanya tinggal kalian berdua. Bertarunglah deminya. Hanya pemenang yang berhak membawa Jubah Pegasus.
Seiya : Jadi itu dia Jubah Pegasus. Tujuanku datang ke Yunani adalah ini.
Cassios memukul Seiya hingga Seiya terjatuh. Cassios yang berbadan besar mengangkat tubuh Seiya dengan mudahnya.
Cassios : Seiya, aku tak akan membiarkanmu membawa Jubah Pegasus. Itu adalah milikku. Cassios-sama.
Marin muncul di tengah penonton
Marin : Cassios, tidak adil menyerang lawan yang belum siap.
Shaina : Marin, Kita semua tahu bahwa tidak perlu menunjukkan keadilan selama pertandingan. (Pada Cassios)Ayolah Cassios ku, teruskan kerja hebatmu.
Cassios : (Pada Seiya) Aku akan menghancurkanmu dengan tanganku. Tidak. Aku tidak terburu-buru. Aku akan mencabikmu hingga berkeping-keping.
Marin : Seiya.
Seiya : Sial.
Cassios : Pertama kuping dulu.
Cassios menyerang kuping Seiya. Sebuah kuping terputus. Tapi rupanya kuping Cassios.
Cassios : Ah. Kupingku. Kupingku. Kupingku putus. Sialan.

Cassios menghajar Seiya

Cassios menangkap Seiya

Kuping Cassios putus

Seiya melakukan suatu kuda-kuda
Shaina : Aku merasakan aura yang tak pernah kurasakan pada Seiya. Marin, bagaimana kau mengajarkan Seiya kemampuan tingkat tinggi seperti ini?
Cassios : Aku tak mengerti. Bagaimana mungkin dia bisa memutuskan kupingku. Seiya, dia adalah pecundang
Ingatan Cassios
Seiya kecil menyerang Cassios
Seiya : Cassios!
Cassios dengan mudah memukul Seiya hingga terpental.
Cassios menangkap Seiya. Seiya berusaha memukul Cassios namun tak kena karena tangan Cassios lebih panjang.
Seiya : Kau sialan
Cassios memukul Seiya lalu menginjak-injaknya.

Marin memantau

Cassios menangkap Seiya kecil

Cassios menendang Seiya kecil

Sekarang
Seiya : Cassios. Aku bukan lagi Seiya yang kau kenal.
Cassios : A-apa?
Cassios : Aku akan membunuhmu.
Seiya menendang Cassios. Cassios terjengkang.
Penonton : Wah. Cassios kena pukul lagi.
Cassios : Tak mungkin. Seiya tak pernah menang melawanku. Walaupun hanya sekali.
Seiya : Cassios. Kau akan membayar semua hutangmu padaku…. Ayoo….
Seiya memukul Cassios habis-habisan.
Seiya : Selama enam tahun terakhir kita berdua tinggal bersama di pinggiran sanctuary. Jadi aku akan membiarkanmu pergi.
Penonton : Pukulan dan tendangannya. Kekuatan Seiya benar-benar terfokus.
Shaina : Bodoh, mengapa kalian memujinya.
Penonton : Shaina-sama
Shaina : Jika diteruskan, Seiya bisa membawa pulang Jubah Pegasus.
Cassios : Aku tak akan membiarkanmu mendapatkannya. Jubah Pegasus adalah artifak suci dari Yunani.
Cassios menyerang namun Seiya bisa menghindar.
Cassios : Kau orang Jepang tak layak memilikinya.
Cassios memukul Seiya namun pukulannya ditahan oleh Seiya.

Seiya memukul Cassios

Cassios tersungkur

Seiya menangkis Cassios

Seiya : Kau tak mengerti juga ya? Kau lah yang tidak layak memilikinya.
Cassios : Bicara apa kau?
Seiya : Kau hanya memiliki kekuatan luar sebagai Saint. Kau tak pernah merasakan Jagat raya dalam dirimu kan?
Cassios : Jagat raya?
Marin : Seiya.
Ingatan Seiya
Marin sedang melatih Seiya kecil
Seiya : Tangan kosong?
Marin : Ya. Kau harus menghancurkan batu ini dengan tangan kosong.
Seiya : Rasanya tak mungkin melakukannya, tapi…
Seiya memukul batu hingga tangannya berdarah
Seiya : Aduh. Sakit.
Marin : Bodoh. Kau sudah disini tiga tahun lebih. Dan kau masih tak bisa menghancurkan batu. Dengarlah. Batu terbuat dari atom.
Marin menghancurkan batu dengan mudahnya.
Marin : Kau dan aku juga terbuat oleh atom. Segalanya yang ada di dunia ini juga. Begitu juga bintang-bintang di langit. Lihat kan? Untuk menghancurkan suatu materi menjadi atom-atom, Seiya, fokuslah pada kekuatanmu. Fokus dengan kekuatan yang ada dalam tubuhmu. Ke dalam batu yang akan kau hancurkan. Konsentrasi pada satu titik. Dalam tinjumu.
Seiya memukul batu dan bahkan batu besar dibawah batu yang akan dihancurkan ikut hancur. Pukulan Seiya bahkan membuat kawah kecil di tanah.
Seiya : Marin
Marin : Seiya. Jagat raya tempat kita berada terbentuk 15 milyar tahun yang lalu. Rasakanlah ledakan Big Bang dalam tubuhmu. Hal itu sama dengan terbentuknya jagat raya, yaitu Kosmo mu.
Seiya : Kosmo?
Marin : Ksatria Saint sejati menggunakan ledakan Kosmo dalam tubuh mereka untuk menciptakan kekuatan diatas manusia biasa. Membelah tanah. Menghancurkan bintang di langit. Seiya, keluarkan Kosmomu dan jadikan pukulan-pukulanmu menjadi meteor.
Seiya : Meteor?
Marin : Itulah konstelasimu. Pegasus.

Marin menghancurkan batu

Marin dan Seiya

Seiya menghancurkan batu

Sekarang

Konstelasi Pegasus

Pegasus Ryusei ken

Penonton : Seiya melakukan kuda-kuda apa?
Seiya : Cassios, kau sudah tamat sekarang.
Cassios : Bodoh. Aku bisa melihat Kosmo dalam tubuhmu. Tapi aku tak akan membiarkanmu memiliki Jubah.
Shaina : Itu… Pegasus? Seiya sedang mengkonsentrasikan orbit dari 13 bintang Pegasus.
Cassios : Apa yang ia lakukan? Sial. Aku akan hentikan dia.
Shaina : Hentikan Cassios, jangan dekat-dekat Seiya.
Seiya : Pegasus Ryusei Ken (Pukulan Meteor Pegasus)
Cassios : Apa?
Seiya memukul Cassios habis-habisan. Cassios roboh.
*****
Kyoko : Athena menerimamu sebagai Saint baru, Seiya. Kami akan menghadiahkanmu dengan Jubah Pegasus.
Seiya : Hore. Aku berhasil. Akhirnya aku dapat Jubah.
Kyoko : Sekarang Seiya, aku harus memperingatkanmu. Sejak zaman dulu kala. Para Saint telah menjaga keadilan dan menjaga Athena. Jubah ini hanya boleh dipakai saat kau menjaga keadilan. Jangan menggunakannya hanya untuk kepuasan pribadi.
Shaina : Sialan kau Seiya.

konstelasi Pegasus

Pegasus Ryusei Ken

Cassios roboh

*****
Malamnya di kediaman Seiya, Seiya akan membuka kotak Pegasus

Kediaman Seiya

Marin : Seiya
Seiya : Kau mengejutkan aku. Jangan menakutiku seperti itu.
Marin : Kau tak boleh membuka Kotak Jubah tanpa alasan jelas.
Seiya : Ya.
Marin : Aku bisa mengerti perasaanmu.
Seiya : Benarkah?
Marin : Jubah itu untuk melindungimu.
Marin melihat bintang jatuh.
*****
Seiya dan Marin berlari diluar. Beberapa orang mengejar
Pengejar : Kejar dia. Jangan sampai dia lari.
Seiya : Tunggu Marin-san. Mengapa aku harus kabur begini, jika aku tunggu besok pagi, aku bisa pulang ke Jepang dengan kebanggaan.
Marin : Seiya, jika kau tunggu besok. Kau akan mati. Kau termakan ocehan Shaina. Dia tak akan melepaskanmu.
Marin berhenti.
Seiya : Mengapa kau berhenti?
Marin : Sepertinya kita satu langkah dibelakang.
Shaina muncul

Seiya ingin memakai jubah

Marin dan Seiya lari

Shaina menghadang

Shaina

Seiya : Hey, apa yang aku lakukan padamu? Aku mengalahkan Cassios mu dalam pertandingan jujur.
Shaina : Marin, apa kau menyerahkan Seiya padaku? Atau apakah kau akan menyelamatkan Seiya dan bertarung denganku?
Marin : Mengapa aku harus menyelamatkan anak ini?
Marin pergi
Seiya : Wah.. Tak berperasaan.
Marin : Seiya. Sepertinya, jika kau ingin kembali ke Jepang, kau harus mengalahkan Shaina terlebih dahulu.
Shaina segera menyerang Seiya bagaikan ular menyerang mangsa. Ular yang bisa menyetrumkan listrik
Marin : Thunder claw?
Seiya terjatuh.
Seiya : Rasanya seperti tersengat listrik 10.000 volt. Ini bukan main-main. Sengatan berikutnya bisa membunuhku.
Shaina : Thunder claw
Seiya : Pegasus Ryusei ken
Shaina : Ha.ha. apanya yang Ryusei Ken? Aku bisa melihat seranganmu, bahkan jumlah pukulannya per detik. 85 pukulan per detik.
Seiya : Dia menangkis semua seranganku.
Shaina : Thunder claw.
Serangan Shaina menghempaskan Seiya hingga terpisah dari kotak Jubah.

Shaina terserang

Seiya tersetrum

Seiya terhempas

Jubah Pegasus

Seiya

Marin : (Ingatan Seiya) Seiya, Jubah itu boleh digunakan untuk melindungimu. Jika keadaan genting, bukalah kotak tersebut tanpa ragu. Apakah harapan atau hawa jahat yang keluar?
Seiya membuka kotak Pegasus dan Jubah Pegasus menempel pada dirinya.
Seiya : I-ini.. Jubah Pegasus… Apa? … Dengan ini, aku menjadi lebih kuat. Saat aku mengenakan Jubah kuno dari Yunani, mitos mengatakan bahwa tinjuku bisa merobek langit.
Seiya memukulkan tinjunya, hembusan angin terjadi kearah pukul. Shaina mencari Seiya
Shaina : Aneh. Seharusnya ia ada disekitar sini. Aneh. Aku merasakan Kosmo yang sangat kuat di sekitarku.
Shaina mundur sedikit akibat hembusan angin
Shaina : Apakah Seiya melakukan pukulan berkekuatan Mach 1
Hembusan angin sekali lagi melukai Shaina
Shaina : Dimana kau Seiya?
Seiya : Disini. Aku tepat disini.
Shaina : Itu?
Marin : Kau akhirnya memakainya, Seiya. Bukti bahwa kau adalah Saint. Satu-satunya Jubah Pegasus.
Shaina : Aku akan mengujimu untuk membuktikan jika kau dan Jubahmu itu cocok.

Seiya memakai jubah Pegasus

Shaina terdorong angin mach 1

Ular vs Pegasus

Thunder claw

topeng Shaina pecah

Shaina dan Seiya saling serang. Shaina berhasil memukul Seiya. Seiya terjatuh.
Shaina : Seperti dugaanku. Anak bau kencur ini tak layak menyandang Jubah. Dia berusaha keras mengenakannya tapi itu tak membantunya sama-sekali.
Shaina menendang tubuh Seiya
Seiya : Apa yang terjadi. Jubah ini berat sekali. Bagaimana bisa bertarung jika begini. Tapi.. Saat itu… aku bisa melancarkan pukulan lebih cepat dari suara. Walaupun dari jauh, tapi bisa melukai pundak Shaina-san. Saat itu aku tak merasa jubah ini berat. Mengapa?
Shaina menendang Seiya.
Seiya : Mengapa Jubah ini tak berguna? Mengapa?
Marin : Tak perlu banyak berpikir saat kau mengenakan jubah itu. Kau bisa mendapatkan kekuatan diatas manusia biasa. Sudah kubilang, seorang Saint bisa mendapatkan kekuatan dari Kosmo nya untuk mengaktifkan kekuatan diatas kekuatan manusia. Jubah ini juga sama. Kau harus fokuskan bersama-sama. Kekuatan dan semangat.
Shaina : Dengarlah. Gurumu sedang memberi kuliah. Jadi dengarlah baik-baik.
Shaina menendang Seiya habis-habisan
Marin : Jika kau punya penyesalan di hati atau kau tak punya semangat tempur. Jubah tersebut hanya menjadi beban. Ingatlah betapa gembiranya kau saat pertama kali mengenakannya. Saat itu, kau melampaui Mach 1. Kecepatan suara.
Shaina : Ayolah. Bakar kosmomu. Perlihatkan kekuatan sejati dari semangat tempurmu. Tak mungkin. Apa?
Seiya : Tidak. Tak peduli seberapa besarnya, seorang lelaki tak boleh membakar semangat tempurnya dan memukul seorang wanita.
Marin : Seiya, lawanmu memang wanita, tapi dia perkasa.
Seiya : Tapi.
Shaina : Sialan ku. Ini… thunder claw.
Pengejar : Shaina-sama . Harap tunggu. Biar kami yang ambil alih.
Segerombolan orang menendang Seiya
Pengejar : Kau pikir bisa kabur seenaknya ya? Bawa dia ke sanctuary untuk menjalani hukuman. Bangun. Apa kau tuli.
Seorang pengejar mencoba membangunkan Seiya. Saat ia menyentuhnya …
Pengejar : Oh. Panas sekali. Terbakar…
Seiya : Kalian sialan. Kalian akan menyesal berurusan denganku. Jika kau tak ingin luka, pergilah.
Pengejar : Apa? Ayo habisi dia sekarang!

Seiya kalah

Shaina menyerang

Seiya ditendang beramai-ramai

Pegasus Ryusei Ken

Seiya : Kalian laki-laki. Aku tak akan beri ampun. Rasakan ini. Pegasus Ryusei Ken
Shaina : Aku bisa melihatnya. Pukulan Seiya melebihi kecepatan suara.
Para pengejar roboh, bahkan topeng Shaina terbelah.
Shaina : Topengku. Juga terbelah oleh sonic boom.
Seiya : Jadi inilah wajah Shaina. Kupikir wajahmu seperti siluman.
Shaina : Seiya, lain kali jika kita berjumpa. Aku akan mengenakan Jubahku untuk melawanmu. Kau harus sungguh-sungguh saat itu.
Seiya : Jika begitu, aku akan menghindari kesempatan itu sebisa mungkin.
Marin : Seiya. Enam tahun telah berlalu. Tapi perjalananmu baru saja dimulai. Dibalik gunung itu adalah kota Athena. Seiya, mengapa kau mau membawa jubah tersebut ke Jepang?
Seiya : Jika ku katakan, maukah kau memperlihatkan wajahmu, Marin-san?

Seiya menghajar banyak orang

Shaina dan Seiya

Seiya dan Marin

Iklan

1 Response so far »

  1. 1

    kuro chan said,

    Keeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeren banget deh
    gitu
    gw suuuuuuuuuuuuuuka
    gitu
    ooooooooooooookkkeeee
    gitu


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: