Saint Seiya Sanctuary 002 : Terbakarlah. Pegasus Ryusei Ken


Saat dunia dipenuhi kejahatan. Ksatria harapan muncul. Saint. Kini. Para pemuda yang gagah berani, bersemangat dan kuat ini, telah lahir sebagai Saint Baru. Seiya telah dilatih secara brutal selama enam tahun di sanctuary Yunani. Dia akhirnya mendapatkan jubah.
Seiya : Rasakan…
Cassios : Sialan kau
Seiya : Pegasus Ryusei Ken.
Sementara di Jepang. Seiya dikirim ke Sanctuary Yunani oleh Kakek Saori. Kini, Grand Coloseum di Tokyo mengadakan Turnamen Saint Perunggu. Saori menantikan Seiya kembali.
Singa memukul Jabu habis-habisan. Jabu tersenyum dan melompat lalu berhasil menyarangkan tendangan telak ke Singa. Jabu gentian memukul Singa habis-habisan. Singa bangkit. Singa dan Unicron berhadapan. Unicron menyetrumkan listrik pada Singa. Singa roboh.
Komentator : Game Over. Papan computer menunjukkan Singa telah dikalahkan. Unicorn Jabu memenangkan pertarungan pertama.

Jabu vs Ban

Unicorn vs Singa

Ban kalah

Graude Foundation
Saori berdiri dihadapan lukisan kakeknya
Saori : Ojii-sama. Segalanya berlangsung lancar di hari pertama pertarungan. Harap, lindungi Saori mu sekali lagi.
Pintu diketuk
Saori : Ya
Tatsumi : Seiya baru tiba.
Saori : Aku akan segera kesana.
*****
Ruang tamu

Graude Foundation

Lukisan Mitsumasa

Saori : Seiya, aku dengar tentang pertarunganmu. Letakkan jubah itu disana. Istirahatlah di hotel dan bersiaplah untuk pertarungan besok.
Seiya : Pertarungan?
Saori : Tatsumi, kau belum menjelaskan padanya?
Tatsumi : Ya. Maafkan Ojou-sama. Aku segera menghubungimu segera setelah Seiya tiba.
Saori : Aku mengerti. (Pada Seiya) mulai sekarang, sepuluh ksatria Saint akan mengambil bagian dalam turnamen pertarungan tangan kosong terbesar yang pernah ada. Kompetisi yang disebut Galaxian War. Lawan pertama Seiya adalah. Bear Geki.
Saori : Seiya, aku menantikan penampilan terbaikmu besok.
Seiya : Maaf mengecewakanmu, tidakkah kau dengar apa yang baru ku katakan? Aku tak akan ikut pertarungan bodohmu.
Tatsumi : Beraninya kau menyinggung dia seperti itu!
Tatsumi berusaha memukul Seiya, namun Seiya dengan mudah membalikkan keadaan.

Saori di depan lukisan kakeknya

Seiya datang

Tatsumi dan Saori

Seiya : Aku kesini bukan untuk melihat Ojou-sama. Aku kesini ingin bertemu pak Tua Mitsumasa Kiddo.
Saori : Ojii-sama telah meninggal lima tahun yang lalu.
Seiya : Apa katamu?
Saori : Ini terjadi dua tahun setelah kau pergi ke Yunani. Jadi. Tiba-tiba.
Seiya : Jadi. Dia meninggal. Kurasa, ini hukuman baginya untuk mengirim kami anak-anak malang ke kehidupan neraka.
Tatsumi : Hey. Jaga mulutmu.
Seiya : Kalau begitu, mengapa tidak kita selesaikan perjanjian kita dulu.
Saori : Perjanjian?
Seiya : Ya.
Seiya : Ojii-sama kotormu itu telah menculik kakak ku yang sekarang jadi yatim piatu seperti aku. Ia lalu mengirimku ke Yunani dengan paksa. Lalu membuat perjanjian dengan ku. Jika aku membawa Jubah Perunggu, aku akan bisa melihat kakakku lagi.
Saori : Jadi begitu.
Seiya : Aku telah membawa Jubah. Bawa kakakku kesini sekarang.
Jabu : (tiba-tiba muncul) kau terlalu berisik Seiya.
Seiya : Apa?
Jabu : Jika kau takut ikut turnamen, letakkan jubah tersebut dan pergilah.
Seiya : Siapa kau?
Jabu : Kau sudah lupa ya? Aku Unicorn Jabu, ksatria Saint
Seiya : Oh. Aku ingat. Kau Jabu.
Jabu : Seiya, Ojou-sama bukanlah orang yang bisa kau ajak bicara. Sekarang, berlututlah dan minta maaf atas kelakukanmu. Lalu serahkan Jubahmu.
Tatsumi : Ya. Lakukan apa yang Tatsumi lakukan!
Seiya : Ini bukan urusanmu Jabu. Jika ia tak bisa memenuhi perjanjian, untuk apa aku menyerahkan Jubah ini.
Tatsumi : Apa?
Jabu : Kau kelihatannya tak mengerti. Tak ada yang peduli dengan perjanjianmu. Kau tak punya hak untuk bertanya apapun.
Jabu memukul Seiya namun Seiya bisa menangkisnya dengan tendangannya. Seiya : Sudahlah Jabu. Apa untungnya bagimu membela wanita ini?
Jabu : Apa katamu?
Seiya : Aku, baru ingat, dari kecil kau memang sudah jadi hewan piaraan Saori.
Ingatan Seiya
Saori kecil sedang naik ke punggung Jabu kecil yang berpura-pura jadi kuda
Saori : Ayo cepat. Cepat

Jabu datang

Seiya menahan Jabu

Saori dan Jabu masih kecil

Sekarang.
Seiya : Apa yang akan kau lakukan setelah kembali ke Jepang? Jadi Kuda lagi? Atau jadi babi?
Jabu : Itu bukan urusanmu. Bahkan setelah enam tahun, kelakukanmu tak berubah. Aku akan memberimu pelajaran demi Ojou-sama.
Saori : Hentikan.

Jabu

Jabu : T-tapi Ojou-sama.
Saori : Jabu, sejak kapan kau membangkang ku.
Jabu : Baiklah.
Saori : Lagipula, jika kau ingin pertarungan, kau harus ikuti aturan. Segalanya ditentukan di arena.
Seiya : Apa-apaan, aku tak mau terlihat seperti orang bodoh di arena. Penuhi perjanjian dan biarkan aku melihat kakakku. Dengan begitu aku akan ikut turnamen.
Saori : Itulah Seiya. Aku tak tahu apapun tentang kakakmu.
Seiya : Apa?
Saori : Tidak. Aku hanya dengar. Hari dimana kau diberangkatkan ke Yunani, dia tiba-tiba menghilang dari panti asuhanmu.
Seiya : A-apa? Dari panti asuhan?
Seiya teringat ketika ia diculik dua orang yang membawanya ke dalam mobil. Kakaknya berlari memanggil Seiya hingga mobil itu terlalu jauh.
Seiya : Neesan. Neesan dimana kau?
Seiya pergi
Saori : Tunggu Seiya. Apakah kau akan mencari kakakmu sendiri? Itu mustahil
Seiya : Apa?
Saori : Dunia sangat kejam. Apa rencanamu dalam mencarinya? Kau bahkan tak tahu dia hidup atau mati.
Seiya : Sial.
Saori : Mari buat kesepakatan.
Seiya : Kesepakatan.
Saori : Jika kau menang Galaxian War, kami akan membuat jaringan Graude Foundation untuk mencari kakakmu. Bagaimana? Dengan pengaruh Foundation, mencari orang itu mudah.
Seiya pergi

Seiya kecil dipaksa pergi

Kakak seiya

Kotak jubah Pegasus terlepas

Jabu : Seiya. Jika kau ingin pergi, baiklah. Tapi serahkan jubah itu.
Seiya tak mengindahkan Jabu. Jabu menyerang hingga kotak jubah Seiya terlepas. Seiya balas menyerang dan serangannya melubangi tembok.
Jabu : Aku bahkan tak melihat pukulan Seiya. Hebat sekali dia.
Tatsumi : Tunggu dulu, apakah kau benar-benar tak ingin ikut turnamen?
Saori : Jangan buang-bunga energi Tatsumi. Jawabannya sudah jelas. Bertarung adalah satu-satunya yang dipunya Seiya sekarang. Itulah takdirnya.
Panti asuhan
Miho : Kau benar-benar mengejutkanku. Kupikir aku tak akan pernah bertemu Seiya-chan lagi
Seiya : Aku juga terkejut. Aku tak menyangka Miho-chan masih disini.
Itu karena aku yatim piatu. Aku tak punya tempat kemanapun juga. Aku memohon pada pendeta untuk menetap dan bekerja disini. Dan aku juga suka anak-anak.
Seiya : Miho-chan. Aku ingin tanya sesuatu. Apakah kau benar-benar tak tahu dimana kakakku? Petunjuk sedikitpun tak apa. Harap Miho-chan. Katakan.

Panti Asuhan

Seiya ke Panti Asuhan

Seiya bertanya pada Miho

Miho : Seiya-chan. Maaf aku tak bisa menolongmu. Aku.
Seiya : Tak perlu minta maaf Miho-chan. Akulah yang harusnya minta maaf. Kupikir, jika aku kesini, aku akan mendapatkan sedikit informasi.
Miho : Seiya chan.
Seiya : Jika kau dan pendeta tak tahu dimana dia, maka tak ada yang tahu.
Miho : Tapi, Seiya-chan, jika kau ikut kompetisi kau bisa menemukannya.
Seiya : Mengapa?
Miho : Karena kakakmu mungkin menyaksikan dari suatu tempat.
Seiya : Benar juga. Ide bagus.
Miho tapi berhati-hatilah.
Seiya : Ya. Terima kasih. Miho-chan.
Makoto : Yo. Kalian sedang pacaran ya?
Miho : Bodoh. Jangan bodoh.
Makoto : Kau pasti Seiya.
Seiya : Ya. Bagaimana kau tahu?
Makoto : Karena, Miho-chan membicarakanmu terus. Dia bahkan punya fotomu dikamarnya.
Miho : Makoto-kun (mengejar Makoto) tunggu
Ingatan Seiya

Seiya teringat saat ia kecil. Seiya sedang bermain kejar-kejaran dengan Miho. Seiya berlari ke kakaknya.
Seiya : Neechan
Miho : Tunggu

Miho memberi ide

Makoto

Seiya dan Miho kecil

Seiya : Ayo kejar aku (berlindung dibalik kakaknya)
Miho : Seiya curang
Kakak : Seiya jangan curang
Sekarang
Seiya : Neesan, aku akan menang. Kuharap kau melihatku.
Grand coliseum
Penonton : Kubah tertutup, dan ada bintang

Beruang Geki

Pegasus Seiya

Komentator : Terima kasih atas kesabarannya. Pertarungan selanjutnya adalah Pegasus Seiya melawan Beruang Geki. Sebelum pertarungan dimulai. Kami bacakan aturannya. Kompetisi mengunakan sistim eliminasi. Setiap pertarungan punya tiga point. Orang pertama yang mendapat dua point akan menjadi pemenang. Jika salah satu roboh selama lebih dari sepuluh detik, computer akan memutuskan ia kalah. Tak ada aturan tentang jurus pertarungan dan gerakan terlarang. Jika luka fatal terjadi pada pertarungan, menjadi resiko ksatria Saint. Ksatria Saint terakhir yang bertahan akan mendapatkan Jubah Emas. Informasi tambahan tentang ksatria Saint yang ikut berpastisipasi bisa ditemukan di….

Saint Perunggu

Seiya : Neesan, aku akan bertarung dan akan menang sampai akhir. Jadi harap saksikan aku
Geki : Aku tak menyangka lawanku adalah Seiya. Aku akan mudah melawanmu. Hey. Kau
Geki mencoba menyentuh pundak Seiya namun terkejut saat menyentuh Seiya
Geki : Apa? Tubuhnya seperti terbakar.
Seiya : Awas tanganmu Geki. Kosmo ku akan meledak.
Geki : Ledakan Kosmo? Baiklah Seiya. Perlihatkan seberapa kuatnya kosmomu.
Seiya : Jangan buat aku tertawa. Kau tak punya hak melihat Kosmo penuhku.
Geki : Apa katamu?
Makoto : Hebat sekali.
Miho : Seiya-chan

Seiya dan kakaknya serta Miho

Geki vs Seiya

Miho melihat dari ruangan

Seiya membuka serangan
Komentator : Pegasus memberikan tendangan melompat. Daya serang setara 1375 kg/w. hebat. Orang biasa pastinya bisa mati.
Geki : Hanya 1375 kg/w? Kudengar kau dikirim ke Yunani, kupikir tendanganmu lebih keras.
Geki menanduk Seiya.
Komentator : Hebat. Daya serang 1403. Sekarang giliran Seiya terkena. Aku tak percaya ini, Seiya menghentikan badan Beruang.

Seiya menendang

Geki terjatuh

Geki menanduk Seiya

Geki mencekik Seiya

Gunung Batu

Seiya : Geki, dengan badan besarmu, kau hanya punya 1403 kg/w? Memalukan
Geki : Seiya kau bodoh.
Seiya : Apa?
Geki mencekik Seiya.
Geki : Kekuatan sejatiku ada ditanganku. Tak akan lolos jika aku sudah mencekikmu.
Komentator : Cengkraman Beruang sangat keras. Tekanan diatas 1876 bisa membunuh manusia.
Geki : Aku berlatih di Gunung Batu. Aku bahkan membunuh beruang dengan cara ini. Dibandingkan tubuh mereka, tubuhmu tak ada apa-apanya. Kau telah tamat Seiya.
Komentator. Sepertinya ini batasan Seiya.
Seiya meronta
Geki : Bodoh. Jika kau menyerang dengan keadaan ini, kau hanya kana membuang tenagamu. Menyerahlah.
Seiya : Neesan…
Komentator : Kelihatannya Pegasus mulai tak sadarkan diri. Jika kita tak menghentikan Geki, dia akan mati.
Miho : Sei-Seiya-chan.
Makoto : Seiya Niichan, jangan kalah.
Ingatan Seiya
Seiya sedang diberi arahan oleh Marin
Marin : Seiya. Seiya. Bangunlah Seiya. Kau mau tidur berapa lama?
Seiya : Marin-san. Ada apa Marin-san?
Marin : Jika kau tidur terus. Aku akan memperketat latihanmu. Dengarlah. Jika kekuatan musuhmu lebih besar dari dirimu. Kau harus menghancurkan senjata utama dia. Serang kakinya jika ia jago tendang. Serang kepalanya jika kepalanya hebat. Serang tangannya jika tinjunya hebat, mengerti? Hey, kau dengar tidak? Seiya? Seiya. Hey Seiya.
Geki : (Ingatan Seiya) kekuatan ku yang sebenarnya adalah tanganku.

Geki berlatih mencekik beruang

Miho menyaksikan layar pertandingan

Marin memberi kuliah

Tangan yang bisa menghancurkan apa saja.
Marin : (Ingatan Seiya) Jika kekuatan musuhmu lebih besar dari dirimu. Kau harus menghancurkan senjata utama dia.
Geki : (Ingatan Seiya) sepasang tangan ini.
Marin : (Ingatan Seiya) serang senjatanya yang paling berbahaya.
Kini

Geki masih mencekik Seiya

Seiya melepaskan cekikan Geki

Seiya menendang

Beruang Geki

Seiya memegang ke dua tangan Geki
Geki : Kau masih sadarnya! Tapi kau akan mati. Apa yang akan kau lakukan? Tangan ini, kebangganku bukti bahwa aku ksatria Saint. Kau tak mungkin lolos. Tak usah macam-macam kau.
Komentator : Tekanannya mencapai 3000 kg/w. leher bisa putus. …. Ini?
Cengkraman Seiya di tangan Geki membuat jubah Geki pada bagian tangan hancur.
Geki : Apa?
Komentator : Suara retakan itu ternyata bukan suara leher Seiya.
Geki : Aku tak percaya ini. Bagaimana kau bisa mendapatkan kekuatan ini. Aku tak percaya ini.
Seiya menendang Geki.
Komentator : Game Over. Pemenangnya Pegasus.
Penonton : Apa? Pegasus menang? .. Tak mungkin, Beruang masih berdiri.
Jubah Beruang hancur dan Geki roboh.
Penonton : Dengan hanya satu tendangan, Jubah Beruang hancur.
Jabu : Itu bukan sembarang tendangan. Tendangan itu setara pukulan bintang jatuh. Orang biasa tak akan melihatnya.
Komentator : Pegasus mendapatkan point pertama. Tapi karena luka fatal, Beruang tak bisa meneruskan pertarungan. Pegasus akan maju ke babak dua.
Jabu : Geki bodoh. Bahkan tak tahu bagaimana ia dikalahkan.
Ichi : Seiya, dengan sebentar sana, menghancurkan atom dalam tangan Geki.
Shun : Ksatria Saint dan beruang adalah hal yang berbeda.
Nachi : Dia harusnya tak meremehkan Seiya.
Shiryu : Dia punya Kosmo yang besar.
Saori : Seiya, pertarungan sesungguhnya baru dimulai.
Komentator : Pegasus Seiya dan Unicorn Jabu akan masuk babak kedua di Turnamen. Dan jika menang akan mengenakan Jubah Emas bersama 11 Saint Emas lainnya.

Jubah Geki hancur

Seiya menang

Seiya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: