Naruto Shippuuden 128 : Dokonjo Ninden. Gulungan Jiraiya bag 2


Jiraiya-Tsunade-Orochimaru sedang melawan Hanzou di Ame gakure. Jiraiya cs tampak sangat kelelahan. Bebarapa Shinobi Konoha terkapar dibelakang mereka.
Hanzou : Kurasa Konoha Gakure akan memenangkan perang ini, kalau begitu aku akan membiarkan kalian hidup.
Jiraiya : kami tak butuh simpati darimu, kami masih bisa bertarung
Tsunade : Jiraiya, sudahlah!
Hanzou : kalian bertiga sangat kuat… Kau bisa bertahan dari pertempuran kita. Aku, Hanzou, dengan ini menamakan kalian bertiga, Sannin dari Konoha. Sebagai ganti nyawa kalian, Katakan padaku nama kalian
*****
Jiraiya-Orochimaru dan Tsunade sedang istirahat di sebuah Gua di Ame Gakure
Jiraiya : Apakah Konoha memang akan memenangkan perang ini seperti katanya?
Tsunade : Jika iya, apakah kau akan melakukan petualangan lagi?
Jiraiya : Sepertinya iya… Berpetualang dan menulis buku…
Tsunade : Kenapa tidak tinggal saja di desa?
Jiraiya : Aku merasa belum menemukannya.
Tsunade : Maksudmu, takdirmu?
Orochimaru : Diamlah!
Orochimaru memberi isyarat ada penyusup disekitar mereka
Jiraiya : Mereka cuma anak kecil.
Orochimaru : Tetap jangan lengah. Tikus kecil juga bisa saja dari Ame Gakure No Sato
Tsunade : Jangan sembunyi. Ayo keluar!
Seorang anak (Yahiko) keluar
Tsunade : Apa maumu?
Yahiko : Berikan kami makanan!
Jiraiya : Dimana orang tua kalian?
Yahiko : Mereka terbunuh dalam oleh Shinobi akibat perang ini.
Jiraiya : Ini…Aku punya roti.
Yahiko : Nagato, Konan, keluarlah! Kelihatannya mereka bukan orang jahat.
Nagato dan Konan keluar dari persembunyiannya. mereka tampak senang dan segera mengambil Roti milik Jiraiya juga milik Tsunade. Tsunade sempat kaget roti miliknya diambil juga
*****!
Trio Sannin sedang berjalan dalam hujan. Trio anak kecil dari Ame mengikutinya
Tsunade : Kami kan sudah memberi kalian makanan! mengapa kalian mengikuti kami?!
Konan maju kedepan dan akan mengambil sesuatu. Tsunade siaga menyerang balik. Jiraiya menahannya. Ternyata Konan membuat Origami bunga mawar dari roti
Konan : Terima kasih. Ini untuk kalian…
Jiraiya : Ini origami… Dari roti. Untuk kami?
Yahiko : Ajari kami ninjutsu… Kalian Shinobi dari Konoha kan?
Orochimaru : Sudahlah. Bunuh saja anak-anak ini?
Yahiko : Apa??!
Orochimaru : Aku sudah banyak melihak anak korban perang. Menyedihkan sekali. Lebih baik mereka mati saja. Itu akan menghilangkan penderitaan mereka di dunia ini.
Jiraiya : Orochimaru, sudahlah! Kau dan Tsunade pulanglah. Aku akan tinggal disini sementara.
Tsunade : Hah?!
Jiraiya : Sampai mereka bisa menjaga diri mereka sendiri… Setidaknya hanya itu yang bisa ku lakukan.
Tsunade : Tapi…
Jiraiya : Ini juga bagian dari takdirku…
*****
Di sebuah rumah di Ame Gakure
Semua : Itadakimas! (Ayo makan)
Jiraiya : Ikan ini dipanggang dengan Katon no Jutsu. Mm… Enak!
Yahiko : Sensei! Aku yang memancingnya!
Nagato menangis
Yahiko : Ada apa , Nagato?
Nagato : Aku teringan keluargaku dan…
Yahiko : Jangan lah menangis! Kau ini laki-laki! Karena orang-orang sepertimu lah, Orang dari Ame Gakure di bilang pengecut!
Jiraiya : Saat ini Lima negri besar yang mengelilingi Ame Gakure no Sato sedang tidak stabil. Tapi perang ini tidak akan lama lagi. Saat kalian tumbuh dewasa, akan ada saling mengerti dan kedamaian akan-
Yahiko : Ini tidak adil! Kami kehilangan semua keluarga kami! Jika memang akan ada saling mengerti, mereka harus merasakan apa yang kami rasakan, itu baru namanya adil! Tapi aku tahu itu tidak mungkin. Itulah mengapa perang ini tak pernah selesai! Aku benci hujan. Negri ini selalu hujan. Pengecut! Aku akan mengubah negri ini. Aku akan melindungi semua orang! Itulah mengapa Jiraiya Sensei…! ajari kami ninjutsu!
*****
Jiraiya sedang mencoba menulis novel
Jiraiya : Aku tak punya ide untuk novelku…
Jiraiya teringat kata-kata Yahiko
Yahiko : (Ingatan Jiraiya) Jika memang akan ada saling mengerti, mereka harus merasakan apa yang kami rasakan. Itulah mengapa perang ini tak pernah selesai! Aku akan melindungi semua orang!
Jiraiya : Aku ingin tokoh jagoannya menghapus kebencian dan membawa kedamaian… Tapi bagaimana ya…?
Tiba-tiba Konan datang
Konan : Jiraiya Sensei, tolong! Yahiko dan Nagato dalam bahaya…!
Jiraiya : Bawa aku kesana , Konan!!
*****
Seorang shinobi tergelatak. Yahiko dan Nagato didekatnya. Konan dan Jiraiya datang
Konan : Aku membawa Sensei!
Jiraiya : Apa yang terjadi?
Yahiko : Shinobi yang terkapar itu… Dia akan merampas makanan kami… Lalu Nagato…
Jiraiya : Dia Chuunin dari Iwa Gakure… Bagaimana Nagato…? M-Mata itu…!! Bagaimana mungkin…! bentuk dan polanya. Sulit dipercaya! Mata itu… Konon adalah Doujutsu paling hebat… Rinnegan! Rikudou Sennin yang konon adalah Bapak Shinobi… Konon Sennin yang memiliki mata Rinnegan itulah yang menciptakan jutsu bagi dunia Shinobi. Konon ia muncul saat dunia dalam kekacauan, dan dia bagaikan dewa dan mampu membawa perubahan besar yang membangun juga yang merusak. Tapi itu hanya mitos. Tapi disini benar-benar ada yang memiliki Rinnegan!
Jiraiya teringat kata-kata Gama Sennin
Gama Sennin : (Ingatan Jiraiya) Aku katakan padamu tentang mimpiku… Kau, yang walaupun akan menjadi super genit, akan tetap menjadi ninja yang hebat. Pada saatnya nanti, Kau akan mempunyai murid… Muridmu kelak akan menjadi Shinobi yang akan membawa perubahan besar bagi dunia Shinobi. Itulah yang kulihat dalam mimpiku. Kau akan membimbing orang itu… Nanti akan tiba masanya dimana kau akan dipaksa membuat keputusan.
Jiraiya : Apakah Nagato merupakan Yang Terpilih? Sepertinya aku menemukan takdirku.
*****
Jiraiya mengumpulkan Yahiko cs
Jiraiya : Aku akan mulai mengajari kalian ninjutsu.
Yahiko : benarkah?!
Jiraiya : Kalian pasti akan berhadapan dengan situasi mengancam nyawa seperti kemarin. Ninjutsu adalah untuk bela diri.
Yahiko : Asyik… Trimakasih ya karena telah menolongku kemarin, Nagato. Maaf aku menyebut mu pengecut! Lain kali jika ada sesuatu terjadi, aku akan melindungimu!
Nagato : T-Terima kasih Yahiko.
Konan : Tapi Nagato lebih kuat darimu, Yahiko!
Yahiko : Aku akan berlatih dan menjadi lebih kuat! kau selalu berlebihan , Konan!
Jiraiya : Baiklah, ayo mulai! Pelajaran pertama adalah membentuk chakra.
Yahiko cs : Baik, Sensei!
*****
Jiraiya sedang tidur lalu terbangun. Ia melihat Nagato tidak ada. Jiraiya mencarinya dan ternyata ia sedang berada diluar. menangis. Hari hujan. Jiraiya mendekatinya
Jiraiya : Apa ada yang mengganggu pikiranmu? Katakanlah padaku.
Nagato : Sensei.
Jiraiya : Apakah tentang kejadian waktu itu?
Nagato : Waktu itu… Waktu itu… Saat orang itu menyakiti Yahiko, aku begitu marah padanya. Segalanya menjadi gelap bagiku… Aku tak tahu apa yang ku lakukan. Setelah aku sadar, dia telah mati. lalu aku ketakutan sekali. Kebencian ini membuatku lepas kendali… dan aku telah membunuh seseorang. Apa yang kulakukan adalah salah. Pastinya ada cara yang lebih baik–!
Jiraiya : Nagato… Aku sungguh tak tahu apakah itu benar atau salah. Tapi berkat dirimu, Yahiko tidak mati. Kau melindungi temanmu. Itukan juga benar. Tak ada yang akan menyalahkanmu. Saat kau tersakiti, Kau akan belajar membenci. di lain pihak, saat kau tersakiti kau kau marah. Tapi kau juga kan mulai merasa bersalah. Mengerti Pain atau penderitaan akan membuatmu bisa memahami orang lain… Itulah yang membuat kita adalah “Manusia”.
Nagato : Apa maksudnya…?
Jiraiya : Itu namanya tumbuh dewasa.
Nagato : Tumbuh dewasa? Maksudnya?
Jiraiya : Kau akan tahu sendiri pada saatnya nanti.
Nagato : Konan dan aku menangis karena kami sangat lapar dan Yahiko menyelamatkan kami. Dia mencuri makanan dari orang lain untuk memberi kami makan. Aku ingin melindungi mereka berdua. Apapun jenis penderitaan yang akan ku alami.
Jiraiya : Aku mengerti.
*****
Jiraiya sedang makan ramen. Ia mulai mendapatkan ide untuk novelnya. ia menuliskan “Dokonjo NInja Gaiden” Oleh Jiraiya
*****
Jiraiya sedang melatih Yahiko cs. Tampak Yahiko mengejar Jiraiya
Yahiko : Suiton Mizureppa!
Konan dan Nagato datang
Konan :  Paper Shuriken!
Nagato : Wind Style: Gale Palm!
Jiraiya terkena serangan mereka
Yahiko : Kita berhasil!
Jiraiya menghilang jadi asap. Jiraiya yang lain muncul
Yahiko : bagaimana Sensei?!
Jiraiya : kalian berhasil mengalahkan Kage Bunshinku ya? Sekarang aku bisa pulang ke desaku tanpa cemas.
Semua : Hah?
Jiraiya : Kalian sudah besar sekarang. Kalian berlatih dengan baik tiga tahun terakhir ini!
Yahiko menangis
Jiraiya : Jangan menangis Yahiko. Nanti orang akan menyebutmu pengecut. Konan, Kau akan tumbuh menjadi wanita cantik. Aku akan menengok kalian lagi. Ini adalah negri miskin. Akan ada lebih banyak kesedihan di hari mendatang. Tapi sekarang kalian lebih kuat, Kalian punya kekuatan untuk mengubah negri ini. Nagato… Kalian bertiga telah dewasa. Ya kan?
Jiraiya pergi
Yahiko : Terima kasih, Sensei.
*****
Hiruzen : (Narasi) Setelah kepulangan Jiraiya ke desa, Perang Besar Ninja Ke tiga masih berlangsung. Trio Sannin dari Konoha makin mengibarkan nama harum mereka dalam banyak pertempuran. Membuat nama mereka menjadi melegenda.
Jiraiya : Tsunade! Orochimaru! siap?!
Tsunade-Orochimaru : Yah!
Sannin : Kuchiyose no Jutsu!
Gamabunta, Manda dan Katsuyu muncul
*****
Trio Sannin sedang memandang bekas pertarungan yang mereka menangkan
Tsunade : Semua perang ini… Kapankah akan berakhir? Apa yang harus kita lakukan untuk menghentikannya?
Orochimaru : Humph… Tak ada cara menghentikannya. Kebencian hanya akan melahirkan kebencian yang lain.
Tsunade : Tapi…!
Jiraiya : Aku tak tahu bagaimana menghentikannya. Tapi kedamaian pasti akan datang. Selama masih ada yang yakin, pasti ada harapan.
Seekor kodok datang membawa gulungan untuk Jiraiya.
Jiraiya : Oh, Ada apa?
Jiraiya terkejut membacanya
Tsunade : Ada yang salah?
Jiraiya : Mereka bertiga mati. Aku telah melakukan yang terbaik untuk melakukan pilihan yang benar. Aku yakin itu adalah takdir yang ditulis untukku.
Tsunade : Jiraiya…
Jiraiya : Akhirnya… Aku merasa yang kulakukan telah benar. Tapi rupanya, Aku salah lagi.
Tsunade : kau akan menemukannya selama kau tetap yakin.
Jiraiya : Ya… Kurasa aku masih dalam petualanganku.
*****
Hiruzen : (Narasi)Perang Besar Ninja Ke Tiga masih berlangsung dan Orang dibalik kemenangan Konoha adalah murid Jiraiya yang lain… Namikaze Minato.
*****
Trio Sannin sedang di depan kuburan Konoha
Tsunade : Setelah sekian lama. Lama sekali… Apa yang akan kau lakukan sekarang?
Jiraiya : Apa ya… Mungkin aku akan melakukan petualangan baru. Mungkin aku akan menemukan murid yang akan mengubah dunia.
Tsunade : Apa itu takdirmu? Takdir Jiraiya?
Jiraiya : Anggap saja begitu…
Orochimaru : Kau orang yang aneh.
Jiraiya : Kita berjalan dalam dunia shinobi. Apakah kau tak ingin seseorang menggantikanmu?
Orochimaru : Mengumpulkan semua jutsu didunia dan menguasainya adalah tujuanku.
Tsunade : Walaupun kau bisa menguasai semua, manusia itu tidak abadi.
Jiraiya : Dia benar.
Orochimaru : Masa sih…
*****
Minato sedang membaca Novel Jiraiya berjudul Dokonjo NInja Gaiden. Minato membayangkan ia adalah tokoh utamanya. Bom asap mulai menipis dan Minato bertekuk lutut dihadapan musuh
Musuh : Menyerahlah.
Minato : Bisa aku mengatakan sesuatu?
Musuh : Aku tak peduli!! Matilah kau!
Musuh menyerang Minato dan rupanya itu hanya Kage bunshin. Minato berdiri dibelakang musuh
Minato : Menyerah.. Menyerahlah padaku!
Tokoh utama berganti menjadi Jiraiya
Jiraiya merobohkan musuh
Musuh : Walaupun kau mengalahkan aku, Pembunuh lain akan tetap menyerang desa… Selama kita hidup di dalam Dunia Shinobi terkutuk ini, tak akan ada kedamaian.
Jiraiya : kalau begitu…Aku akan memutuskan kutukan itu! Jika kedamaian itu memang ada, aku akan mencarinya. Aku tak akan pernah menyerah.
Musuh : Siapa kau…?
Jiraiya : Namaku…
*****
Jiraiya datang mengagetkan Minato yang sedang membaca
Jiraiya : Oh. Kau sedang membaca Dokonjo Ninja Gaiden ku? Inikarya pertama ku. Kalimatnya masih kekanak-kanakan, dan masih kurang bagus.
Minato : Menurutku tidak begitu. Kisah ini luar biasa. Tiap bab seperti mengeksplorasi petualanganmu yang hebat. Seperti Auto biografi
Jiraiya : Tapi tidak laku sama sekali. Kedepannya, kurasa aku harus menambahkan unsur Ero sebagai bumbu cerita
Minato : Tokoh Utama dalam kisah ini. Kurasa Sikap Dokonjo atau keteguhan hatinya yang pantang menyerah ini sangat bagus. Seperti Sensei.
Jiraiya : Menurutmu begitu…?
Minato : Menurutku begitu. Aku berharap anakku yang akan lahir akan menjadi shinobi seperti tokoh utama. Aku minta izin padamu untuk menamai anakku seperti Dia.
Jiraiya : Kau yakin? Itu adalah nama acak yang terpikirkan begitu saja saat aku sedang makan ramen.
Kushina yang sedang mengandung muncul
Kushina : Naruto… Nama yang bagus.
Jiraiya : Kushina… kalau begitu Aku jadi godfather nya? Apak kau yakin?
Minato : Kau adalah Guruku! dan kau adalah shinobi hebat yang mewarisi bakat sejati seorang shinobi! Tak ada yang sepertimu.
*****
Hiruzen : (Narasi) Setelah itu, Jiraiya melanjutkan petualangannya dalam mencari takdirnya. Sampai tibalah waktunya Jiraiya bertemu Naruto di Konoha Gakure no Sato

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: