Naruto ep 205: 208 : Siluman Idou dan Harta karun Kachou Fuugetsu

Naruto menggendong Yakumo ke Konoha. Sakura memapah kurenai. Murid-murid kurenai berjalan di belakang.



Ketika tiba di Konoha, mereka semua terkejut karena Konoha telah menjadi reruntuhan. Hinata melihat dengan byakugan dan mendapatkan Konoha benar-benar kosong.


Akhirnya mereka menuju reruntuhan rumah sakit dan membaringkan kurenai dan Yakumo. Hinata, Kiba dan shino berkeliling di luar. Naruto dan Sakura melihat keadaan rumah sakit.



Seseorang muncul di rumah sakit dan melarikan diri. Naruto mengejar. Naruto heran karena tidak bisa menggunakan kage bunshin. Naruto terus mengejar dan berhasil memukulnya.



Naruto dan orang misterius terjatuh ke lantai yang dibawah karena lantai pijakan mereka jatuh. Orang misterius dikenal Naruto sebagai orang yang menyerang kurenai. Ia memperkenalkan diri sebagai Kurama Unkai. Unkai mengatakan bahwa kini mereka berada dalam genjutsu yang dilakukan oleh Yakumo. Naruto tidak percaya. Tiba- tiba Naruto merasa panas dan didapatnya ada magma. Unkai mengatakan walaupun magma hanya genjutsu, namun jika Naruto terkena magma Naruto benar-benar akan mati. ini adalah keistimewaan genjutsu Yakumo.


Diluar shino, Kiba dan Hinata memperhatikan Konoha yang hancur. Tiba-tiba terjadi gempa. Dari tingkah serangganya shino menyadari bahwa mereka berada dalam genjutsu seseorang.





Tiba-tiba kantor Hokage runtuh dan keluarlah ular besar.


Sakura masuk dalam sebuah kamar dan isi kamar tersebut adalah luar angkasa.

Kurenai keluar dari tempat kamar rumah sakit. Ketika keluar dari pintu ia masuk ke alam lain. Didalamnya Yakumo sedang melukis. Dalam lukisannya, kaki kurenai dihapus dan kaki kurenai asli menghilang.



Sementara Naruto terbangun. Hinata, Sakura, shino dan Kiba ada dimana. Unkai dengan tubuh penuh luka bakar mengatakan ia telah mengeluarkan mereka dari genjutsu dan mengorbankan dirinya menjadi luka. Ia mengatakan Naruto harus segera menyelamatkan Kurenai dari Yakumo.

Gai sedang menjaga shinobi yang tertangkap. Dua ninja medis dan seorang ANBU mendekat. Mereka tampak lelah. Gai menemani mereka.



Unkai bercerita bahwa pada saat orang tua Yakumo meninggal, ia melihat bahwa api yang membakar, tak lain dan tak bukan adalah siluman Idou.


Pasca kebakaran tersebut, ia memeriksa otak Yakumo di rumah sakit dan memastikan adanya aktifitas siluman Idou.

Unkai melaporkan kejadian tersebut pada Sandaime Hokage. Ia menyarankan Yakumo harus dibunuh untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan. Hokage tidak setuju. Yang bersalah adalah monster dalam Yakumo bukan Yakumo. Mereka harus memikirkan cara mengendalikan siluman Idou. Setelah itu Sandaime Hokage memerintahkan kurenai menyegel siluman Idou agar tak bisa keluar. Hal ini berarti mematikan bakat genjutsu Yakumo.


Sakura merawat Unkai yang sedang bercerita.




Shino, Hinata, Kiba dan Naruto menuju ruangan tempat Yakumo menjerat kurenai dalam genjutsu. Shino memasukan serangganya ke dalam ruangan karena yakin serangganya tidak terpengaruh genjutsu. Namun serangga shino tidak tahan dan keluar lagi.





Naruto memutuskan masuk ke dalam. Shino, Kiba dan Hinata menunggu di luar. Sampai di dalam Naruto tak bisa berbuat apa-apa. Ia tak bisa menggunakan jutsu

Sementara Yakumo masih menahan Kurenai dan Naruto dengan genjutsunya. Naruto hanya bisa berteriak berusaha menyadarkan Yakumo dari rasa benci terhadap Kurenai. Ia menceritakan apa yang didengarnya dari Unkai tentang klan Kurama dan pengorbanan Kurenai terhadap Yakumo.



Yakumo akhirnya teringat akan sebuah kenangan. Ia sedang bersama kedua orang tuanya. Tiba-tiba dari mulutnya keluar makhluk yang ternyata adalah siluman Idou. Monster tersebut membakar rumah Yakumo dan tak membiarkan orang tua Yakumo lolos.




Sementara Yakumo menangis dan ingin bunuh diri. Tiba-tiba lukisan dirinya mengeluarkan tangan yang mencegahnya bunuh diri.

Tiba-tiba saja siluman Idou keluar dari lukisan.


Kurenai teringat ketika ia memasuki alam fikiran Yakumo dan melihat siluman Idou Didalamnya.



Idou menghasut Yakumo agar membunuh Naruto dan Kurenai.


Naruto menyerang dengan kunai namun tak berarti apa-apa. Idou bergerak akan membunuh Kurenai. Yakumo secara mengejutkan menusuk siluman Idou.



Siluman Idou menghilang. Ruangan berubah kembali normal.



Shino, Hinata, Sakura dan Kiba masuk.


Naruto dan Sakura mengumumkan adegan-adegan terbaik pilihan pemirsa.

Di tempat ke lima adalah adegan Naruto vs Sasuke di atap rumah sakit.

Di tempat ke empat adalah adegan Chouzi vs Jirobou.

Adegan favorit adalah Kakashi vs Zabuza dan Kakashi vs Gai.

Di tempat ke tiga adalah adegan Kiba vs Sakon dan Ukon


Di tempat ke dua adalah adegan Neji vs Kidoumaru

Di tempat pertama adalah adegan Naruto vs Sasuke di lembah akhir.

Sebagai persembahan istimewa, muncul Jiraiya melaporkan dari tempat Orochimaru. Tampak Sasuke sekilas.



Naruto mendapat misi mengawal harta karun Kachou Fuugetsu ke kota Habotangai untuk dipamerkan. Kiba diutus hokage untuk membantu.

Mereka berdua sampai di tempat dimana pemilik kachou fuugetsu sedang memindahkan kachou fuugetsu. Brankas baja penyimpan kachou fuugetsu rubuh, Shin’emon dengan sombong meminta Naruto dan Kiba melakukan sesuatu untuk menolong dan Kachou Fuugetsu selamat. Naruto dan Kiba sebal dengan sikap sombong Shin’emon.




Di perjalanan Shin’emon secara tak sengaja menjatuhkan Kachou Fuugetsu ke sungai.


Naruto mengambil Kachou Fuugetsu dengan kaki diikat tali. Kachou Fuugetsu berhasil diselamatkan namun tali putus dan Naruto terjatuh ke air terjun.






Shin’emon senang namun tak mau terima kasih.


Naruto, Kiba dan Shin’emon tiba di sebuah kota. Mereka dihadang bandit. Naruto mengatakan mereka tak membawa barang berharga. Namun Shin’emon mengatakan bahwa meeka membawa barang sangat berharga.


Rombongan bandit mengejar. Dengan sombong Shin’emon menyuruh Naruto dan Kiba mengatasi bandit tersebut. Naruto dan Kiba menghadapi kawanan bandit sementara Shin’emon dengan asyik beristirahat. Naruto dan Kiba makin sebal.



Seekor burung memperhatikan mereka. Burung tersebut terbang ke pemiliknya yang ternyata penjahat yang sedang mengincar Kachou Fuugetsu.



Naruto, Kiba dan Shin’emon sedang istirahat. Mereka dilempar bom asap. Naruto dan Kiba melindungi Shin’emon namun sayang Kachou Fuugetsu berhasil di bawa musuh.




Akamaru membawa mereka ke tempat penjahat. Mereka tiba di sebuah goa. Gerombolan penjahat kabur. Bos mereka kabur dengan membawa Kachou Fuugetsu.


Shin’emon mengejar. Terjadi perkelahian antara penjahat dengan Shin’emon. Walau bukan ninja, Shin’emon berhasil merebut Kachou Fuugetsu. Sementara Naruto dn Kiba dengan mudahnya melumpuhkan sisa penjahat.




Langit-langit gua runtuh. Shin’emon kehilangan keseimbangan. Kachou Fuugetsu terjatuh di tepi jurang. Shin’emon mau mengambil namun jatuh ke jurang. Kachou Fuugetsu jatuh namun Naruto sempat menyelamatkan Shin’emon.



Di Habotangai mereka melihat poster iklan Kachou Fuugetsu. Naruto menyayangkan bahwa Kachou Fuugetsu telah hancur. Shin’emon mengatakan tak majalah karena ia akan membuatnya lagi. Ternyata harta karun Negara bukan Kachou Fuugetsu melainkan Shin’emon.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: